OKI – Akses listrik akhirnya menjangkau Desa Sungai Jeruju, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), setelah PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) meresmikan penyalaan listrik di wilayah tersebut, Kamis (30/4/2026).
Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerataan energi di wilayah terpencil, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat desa yang selama ini belum menikmati layanan listrik secara optimal.
Penyalaan listrik di Desa Sungai Jeruju dihadiri anggota Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Wakil Bupati (Wabup) OKI, serta General Manager (GM) PLN UID S2JB. Perjalanan menuju lokasi yang memakan waktu hingga tujuh jam dari Palembang mencerminkan tantangan geografis yang harus dihadapi dalam pembangunan infrastruktur energi di daerah pelosok.
Infrastruktur kelistrikan yang dibangun meliputi jaringan tegangan menengah sepanjang 6,78 kilometer sirkuit (kms) dan jaringan tegangan rendah sepanjang 3,27 kms. Selain itu, dua unit gardu distribusi berkapasitas masing-masing 50 kilo volt ampere (kVA) turut disiapkan guna memastikan pasokan listrik yang stabil bagi masyarakat. Tahap awal, fasilitas ini diproyeksikan mampu melayani sekitar 30 pelanggan.
Camat Cengal, Gatot Holden, menyampaikan bahwa hadirnya listrik menjadi jawaban atas kebutuhan lama masyarakat desa. “Ini adalah harapan masyarakat sejak lama. Dengan adanya listrik, kami berharap aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan warga dapat meningkat,” ujarnya sebagaimana diberitakan Sripoku, Jumat, (02/05/2026).
Wabup OKI, Supriyanto, menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran warga dalam menjaga infrastruktur agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. “Pemerintah daerah akan terus mendorong pemerataan pembangunan di berbagai sektor. Namun, keberhasilan ini membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun,” jelasnya.
Sementara itu, GM PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, menyebut program listrik desa sebagai bagian dari strategi nasional dalam mempercepat elektrifikasi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ia menegaskan bahwa penyediaan listrik bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi desa.
“PLN terus berkomitmen untuk menghadirkan keadilan energi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Penyalaan listrik di Desa Sungai Jeruju ini bukan hanya tentang menghadirkan terang, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tutup Diksi.
Dengan tersedianya listrik, Desa Sungai Jeruju diharapkan mampu mengalami percepatan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan hingga ekonomi lokal, sekaligus memperkecil kesenjangan akses energi antarwilayah di Indonesia. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara