MOROWALI – Penutupan turnamen Champion Sainoa Cup 2026 di Lapangan Bola Desa Sainoa, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali, menegaskan peran olahraga sebagai sarana memperkuat silaturahmi antarwarga sekaligus membuka peluang lahirnya atlet desa berprestasi.
Kegiatan yang berakhir pada Sabtu (25/4/2026) tersebut dihadiri unsur pemerintah dan aparat keamanan, serta melibatkan peserta dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Bungku Selatan, Kecamatan Sombori Kepulauan, dan Kecamatan Menui Kepulauan.
Kepala Desa (Kades) Sainoa, Aswin, menyampaikan bahwa turnamen ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga memiliki nilai sosial yang kuat dalam membangun kebersamaan masyarakat lintas wilayah. “Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun kebersamaan, memperkuat persaudaraan, serta mendorong lahirnya atlet-atlet baru yang bisa membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya sebagaimana dilansir Tribun Palu, Senin (27/04/2026).
Menurutnya, kegiatan olahraga juga menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif, terutama di tingkat desa. Ia menambahkan bahwa Champion Sainoa Cup merupakan agenda rutin tahunan yang akan terus dikembangkan.
“Harapan kami, ke depan ada dukungan dari pemerintah daerah untuk meningkatkan fasilitas olahraga, sehingga pembinaan atlet bisa lebih maksimal,” tambahnya.
Turnamen ini mempertandingkan sejumlah cabang olahraga seperti sepak bola, bola voli putra dan putri, serta sepak takraw. Selain itu, berbagai lomba hiburan seperti bola dangdut, karaoke, dan balap katinting turut memeriahkan suasana dan menarik partisipasi masyarakat.
Partisipasi desa-desa seperti Bungintende, Boelimau, Panimbawang, Umbele Lama Polewali, Pulau Dua Darat, Pulau Tiga, Pulau Tengah, dan Samarengga mencerminkan tingginya antusiasme warga dalam kegiatan berbasis komunitas ini.
Melalui kegiatan ini, Pemdes Sainoa berharap dapat terus memperkuat pembangunan sosial masyarakat desa, sekaligus menciptakan ruang pembinaan atlet yang berkelanjutan di wilayah Morowali. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara