BREBES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat memperketat pengawasan perbaikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di tiga desa terdampak bencana di Kecamatan Sirampog, menyusul rusaknya jaringan air bersih akibat longsor, banjir bandang, dan pergerakan tanah.
Langkah ini diambil sebagai upaya percepatan pemulihan layanan dasar bagi warga di Desa Sridadi, Desa Mendala, dan Desa Dawuhan yang mengalami gangguan distribusi air bersih pascabencana. Perbaikan difokuskan pada jaringan yang rusak berat agar suplai air segera kembali normal.
Pemkab Brebes melalui DPU menegaskan bahwa pengawasan dilakukan lebih ketat untuk memastikan proses rehabilitasi berjalan sesuai standar teknis dan tepat waktu. Selain itu, pemulihan akses air bersih dinilai krusial karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Kerusakan infrastruktur SPAM sebelumnya menyebabkan warga kesulitan memperoleh air bersih, terutama di wilayah yang terdampak paling parah. Oleh karena itu, percepatan perbaikan menjadi prioritas utama dalam tahap rehabilitasi pascabencana.
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi penanganan lanjutan setelah bencana yang melanda Kecamatan Sirampog, dengan fokus tidak hanya pada perbaikan fisik, tetapi juga memastikan keberlanjutan layanan publik bagi masyarakat desa.
Upaya pengawasan dan percepatan perbaikan tersebut dilakukan sebagaimana diberitakan BeritaSatu, Rabu (22/04/2026), dengan harapan distribusi air bersih dapat kembali normal dalam waktu dekat serta mengurangi beban warga terdampak. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara