Internet 80 Persen Jadi Senjata Baru Koperasi Desa

BANDUNG – Pemerintah menilai penguatan ekosistem digital di desa melalui koperasi menjadi salah satu kunci baru pemerataan ekonomi nasional, seiring meningkatnya penetrasi internet Indonesia yang kini mencapai sekitar 60–80 persen pada 2025 dan jangkauan konektivitas hingga 98 persen wilayah berpenduduk.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyebut kondisi tersebut membuka peluang besar bagi Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak ekonomi inklusif, terutama untuk mendorong produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) desa menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar global. Gagasan ini mengemuka dalam workshop media bertajuk “cerita koperasi desa jadi berita bermakna” di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/4/2026) sebagaimana diberitakan Antara, Rabu (22/04/2026).

Plt Direktur Ekosistem Media Komdigi, Farida Dewi Maharani, menegaskan bahwa koperasi kini diposisikan bukan sekadar wadah ekonomi tradisional, melainkan simpul pengembangan potensi lokal berbasis digital.

“Koperasi hadir sebagai wadah untuk mengembangkan potensi lokal sekaligus menjadi fasilitas bagi pelaku UMKM agar produknya dapat berkembang dan memiliki akses pasar yang lebih luas,” kata Plt Direktur Ekosistem Media Komdigi, Farida Dewi Maharani, dalam workshop media bertajuk “cerita koperasi desa jadi berita bermakna” di Bandung, Jawa Barat, Rabu.

Farida menilai transformasi ekonomi saat ini tidak lagi terpusat di wilayah perkotaan, melainkan bergerak ke desa dengan memaksimalkan sumber daya manusia serta keunikan sektor lokal seperti pertanian, kerajinan, hingga produk olahan berbasis komunitas. Dalam konteks tersebut, digitalisasi menjadi faktor penghubung utama antara desa dan pasar yang lebih luas.

Ia menjelaskan, integrasi teknologi digital dalam promosi dan distribusi produk dapat memangkas rantai pemasaran yang panjang dan tidak efisien. Namun, menurutnya, infrastruktur digital saja tidak cukup tanpa dibarengi peningkatan literasi digital masyarakat desa.

“Kita ingin melihat kualitas SDM yang siap masuk ke dunia kerja, termasuk kemampuan digital. UMKM dan koperasi harus mampu beradaptasi dan masuk ke dalam ekosistem digital yang lebih luas,” tutur Farida.

Selain itu, Komdigi juga mendorong peran media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan narasi pembangunan desa agar tidak berhenti pada data statistik, tetapi menjadi informasi yang mampu menginspirasi pelaku ekonomi di tingkat akar rumput. Sinergi ini dinilai penting untuk membentuk persepsi publik yang lebih konstruktif terhadap program pemberdayaan desa.

Pemerintah optimistis, dengan peningkatan konektivitas dan penguatan literasi digital, koperasi desa dapat berkembang menjadi agregator ekonomi baru yang memperkuat kapasitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Target 30.000 KDKMP Dikebut, Uji Coba Bansos Dimulai Agustus

PDF đź“„JAKARTA – Pemerintah menargetkan pembentukan 30.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDK.MP) selesai hingga akhir …

KDKMP Dipastikan Jadi Mitra UMKM dan BUMDes di Desa

PDF đź“„JAKARTA – Pemerintah memastikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dikembangkan sebagai mitra Badan Usaha …

Arah Baru KDMP Dinilai Mampu Jaga Ekonomi Warung Desa

PDF đź“„JAKARTA – Transformasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai penyalur tunggal bantuan sosial dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *