BANJARBARU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar mendorong penguatan peran pemuda desa melalui organisasi Karang Taruna sebagai motor penggerak pembangunan berbasis masyarakat, dengan fokus peningkatan kapasitas dan keterlibatan aktif dalam program pembangunan daerah.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) Karang Taruna se-Kabupaten Banjar yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banjar. Kegiatan ini diikuti 160 peserta dari berbagai unsur, termasuk perwakilan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Forum Komunikasi Karang Taruna Kecamatan, ketua Karang Taruna desa, hingga anggota Karang Taruna.
Bimtek tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas pemuda desa agar lebih adaptif dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan, khususnya di tingkat desa.
“Program ini kami dorong agar pemuda tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi aktor utama dalam pembangunan desa,” demikian inti penekanan kegiatan yang digelar di Hotel Roditha Banjarbaru, Selasa (21/04/2026).
Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan pembekalan terkait penguatan organisasi, perencanaan program kerja, serta peran strategis pemuda dalam pembangunan sosial dan ekonomi desa.
Pemkab Banjar menilai, Karang Taruna memiliki posisi penting sebagai jembatan antara pemerintah desa dan masyarakat, terutama dalam mendorong inovasi serta partisipasi warga dalam pembangunan berbasis komunitas.
Dengan penguatan kapasitas tersebut, pemerintah daerah berharap pemuda desa dapat lebih aktif menciptakan program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pembangunan di tingkat akar rumput. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara