Koperasi Merah Putih Siap Dongkrak Ekonomi Desa

BANDUNG – Penguatan koperasi desa dinilai menjadi strategi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah berbasis sektor riil yang lebih inklusif dan menyentuh masyarakat akar rumput.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa arah pengembangan ekonomi syariah ke depan harus difokuskan pada aktivitas ekonomi nyata di tingkat desa, dengan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai instrumen kunci. “Ekonomi syariah ke depan harus lebih fokus ke sektor riil. Salah satu kuncinya adalah penguatan koperasi, khususnya Koperasi Desa Merah Putih,” ujarnya.

Menurutnya, KDKMP memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi desa dengan dukungan 4.200 unit bangunan yang siap beroperasi serta 32.000 unit lainnya dalam tahap pembangunan.

Ia menjelaskan, koperasi tersebut dirancang menjalankan tiga fungsi utama, yakni menyalurkan kebutuhan pokok dan barang subsidi pemerintah, menjadi offtaker atau penyerap hasil produksi desa, serta menyalurkan berbagai program strategis pemerintah pusat.

Selain itu, integrasi KDKMP dalam ekosistem ekonomi syariah dinilai mampu membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, termasuk dalam pengembangan pembiayaan mikro, ritel modern, hingga layanan kesehatan seperti klinik dan apotek.

Ferry juga mendorong perbankan syariah di wilayah Jawa Barat untuk mengembangkan skema pembiayaan mikro yang dapat diakses koperasi desa guna menjaga keberlanjutan ekonomi berbasis sektor riil. “Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi bagian dari integrasi ekosistem ekonomi syariah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Barat Harry Maksum menilai pengembangan ekonomi syariah tidak hanya berfokus pada sektor riil, tetapi juga perlu memperhatikan aspek lingkungan melalui konsep ekonomi hijau.

Ia mengusulkan pembentukan komite khusus yang menangani ekonomi hijau dan pelestarian lingkungan hidup dalam struktur MES nasional sebagai respons terhadap meningkatnya risiko bencana lingkungan.

Kegiatan seminar dan musyawarah daerah tersebut turut dihadiri perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat, Bank BJB Syariah, serta pengurus MES dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Penguatan koperasi desa melalui KDKMP diharapkan mampu menjadi fondasi ekonomi syariah yang berkelanjutan, sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan hingga ke tingkat desa. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

1.269 Kampung Nelayan Dibangun 2026, Anggaran Capai Rp10 Triliun

PDF đź“„JAKARTA – Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp10 triliun untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih …

Dedikasi Dewi Selama 15 Tahun Dampingi Nasabah Mikro BRI

PDF đź“„LAMPUNG SELATAN – Pendampingan langsung kepada pelaku usaha mikro menjadi bagian dari upaya Dewi …

Pemerintah Siapkan RBI Masuk Perencanaan Pembangunan Daerah 2027

PDF đź“„JAKARTA – Program Ruang Bersama Indonesia (RBI) diarahkan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *