MOJOANYAR – Pemerintah Kecamatan Mojoanyar terus memperkuat pelayanan publik di desa melalui program pembinaan berkelanjutan yang menggabungkan kompetisi dan inovasi. Lomba pelayanan publik antardesa digelar untuk mendorong desa menghadirkan layanan yang prima, transparan, dan akuntabel, sekaligus menanamkan semangat nasionalisme melalui integrasi kegiatan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN).
Plt Camat Mojoanyar Arifatur Roziq menekankan bahwa lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana evaluasi dan pembinaan agar desa mampu meningkatkan standar pelayanan secara profesional. ’’Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mendorong terciptanya kompetisi yang sehat, tetapi juga sebagai sarana evaluasi dan pembinaan guna meningkatkan standar pelayanan yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel,’’ ujarnya.
Kriteria penilaian mencakup tersedianya layanan sesuai standar, kejelasan alur dan kompensasi, maklumat pelayanan, sarana dan prasarana berbasis gender, kompetensi operator desa terutama kader Paradewi, hingga penggunaan teknologi informasi untuk administrasi kependudukan (adminduk). Pendekatan ini memastikan desa memberikan layanan mudah diakses, berkualitas tinggi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, inovasi juga mencakup publikasi layanan secara online dan offline, penyediaan ruang konsultasi dan pengaduan, serta pemantauan kepuasan masyarakat. ’’Dengan kriteria tersebut diharapkan desa mampu menghadirkan pelayanan yang semakin optimal, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,’’ tambah Arifatur.
Kegiatan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang menegaskan kewajiban penyelenggara layanan publik memberikan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Pendekatan lomba antardesa ini juga didukung partisipasi pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi, kapasitas aparatur desa, dan pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan publik.[]
Penulis: Redaksi02 | Penyunting: Nadiya
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara