LOMBOK TENGAH – Kawasan Sirkuit Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat sekitar 2.000 kunjungan wisatawan selama periode libur Lebaran 2026 hingga Rabu (25/3/2026), menegaskan fungsi ganda kawasan tersebut sebagai destinasi wisata dan olahraga.
Kunjungan tersebut didominasi wisatawan yang memanfaatkan libur panjang untuk menikmati pengalaman langsung di lintasan sirkuit internasional, baik melalui tur keliling maupun aktivitas berkendara.
Salah satu aktivitas yang diminati pengunjung adalah program Lampaq, yakni tur mengelilingi lintasan menggunakan kendaraan khusus. Selain itu, wisatawan juga mencoba sensasi berkendara motor Honda ADV di area sirkuit.
“Saya bersama keluarga mencoba ADV untuk berkeliling dan merasakan langsung Sirkuit Mandalika. Lintasannya bagus dan motornya juga nyaman,” ujar Chandra, wisatawan asal Yogyakarta, sebagaimana diberitakan Tribunlombok, Kamis (26/03/2026).
Selain wisata keluarga, kawasan Mandalika juga dimanfaatkan komunitas olahraga sebagai ruang latihan. Komunitas sepatu roda Tastura Inline Skate dari Praya, Loteng, membawa delapan anggota untuk berlatih di lintasan tersebut.
“Penasaran seperti apa dalamnya sirkuit Mandalika, ternyata lintasannya halus dan nyaman untuk latihan. Tujuan saya ke sini juga memang untuk beraltihan meningkatkan endurance,” kata Yasmin, anggota komunitas Malang Inline Skate (MILS).
Direktur Utama (Dirut) PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria menyampaikan, tingginya kunjungan selama libur Lebaran menunjukkan peningkatan daya tarik Mandalika sebagai destinasi wisata olahraga atau sport tourism.
“Kami melihat antusiasme yang sangat positif selama libur Lebaran ini. Sirkuit Mandalika semakin dikenal tidak hanya sebagai tempat balapan, tetapi juga ruang rekreasi dan aktivitas olahraga yang bisa dinikmati masyarakat luas.
Pihaknya berharap tren kunjungan tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan dampak terhadap pengembangan sektor pariwisata serta perekonomian masyarakat di sekitar kawasan Mandalika. []
Redaksi02 | Nadiya
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara