KLATEN, DESA – NUSANTARA: Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, sejumlah desa di Provinsi Jawa Tengah menjalankan tradisi unik dengan membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warganya. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah desa dalam berbagi hasil pengelolaan ekonomi desa kepada masyarakat.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, empat desa di Jawa Tengah melakukan tradisi unik dengan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warganya. Hal ini tentu saja menimbulkan rasa iri bagi masyarakat di daerah lain.
Tidak hanya perusahaan, pemerintah desa pun turut membagikan THR. Tradisi ini umumnya dilakukan oleh desa yang memiliki pendapatan besar, terutama dari pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau sektor wisata desa. Pendapatan tersebut kemudian disalurkan kembali kepada warga sebagai bentuk kesejahteraan bersama.
Program pembagian THR desa ini mencerminkan keberhasilan sejumlah desa dalam mengelola potensi ekonomi lokal secara produktif. Hasil pengelolaan usaha desa, seperti BUMDes dan sektor wisata, mampu menghasilkan pendapatan yang kemudian dimanfaatkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
Selain membantu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang hari raya, kebijakan tersebut juga menjadi contoh bagaimana pengelolaan ekonomi desa yang baik dapat memberikan manfaat langsung kepada warga. Program serupa diharapkan dapat menginspirasi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi lokal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara