Asep Wahyuwijaya Bangun Jalan di Enam Desa Kabupaten Bogor

BOGOR, DESA – NUSANTARA: Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Asep Wahyuwijaya, merealisasikan pembangunan jalan di enam desa pada tiga kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pembangunan tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang diperjuangkan Asep dan tuntas dilaksanakan pada akhir 2025.

Enam desa penerima manfaat berada di Kecamatan Tenjolaya, Cibungbulang, dan Leuwiliang. Desa-desa tersebut meliputi Desa Cibitung dan Situ Daun (Kecamatan Tenjolaya), Desa Cimanggu 2 dan Dukuh (Kecamatan Cibungbulang), serta Desa Leuwiliang dan Karehkel (Kecamatan Leuwiliang).

Asep menjelaskan, pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) yang digulirkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

“Program PISEW ini fokus pada pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan penyediaan air bersih di wilayah perdesaan,” ujar Asep.

Menurut legislator dari daerah pemilihan Kabupaten Bogor tersebut, tujuan utama program PISEW adalah meningkatkan perekonomian masyarakat, kualitas hidup warga desa, serta mendorong pemerataan pembangunan antara desa dan kota.

“Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi, kualitas hidup, dan pemerataan pembangunan dari desa ke kota,” katanya.

Di Kabupaten Bogor, program PISEW hasil aspirasi Asep Wahyuwijaya direalisasikan dalam tiga titik pekerjaan yang menjangkau enam desa. Ia menegaskan akan terus memperjuangkan program serupa agar menjangkau desa-desa lain yang masih membutuhkan infrastruktur dasar.

“Insyaallah ke depan program ini akan terus kita dorong untuk desa-desa lainnya di Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Asep menilai pembangunan infrastruktur jalan sangat penting untuk memperkuat konektivitas wilayah dan mempercepat pergerakan ekonomi di desa-desa yang selama ini belum terjangkau bantuan keuangan daerah.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah desa, dan masyarakat agar percepatan pembangunan ekonomi desa berjalan optimal.

“Hampir semuanya bermula dari jalan setapak, pematang sawah,” ujarnya.

Jalan tersebut kemudian diperlebar dengan dukungan hibah lahan dari masyarakat yang telah dikonsolidasikan oleh pemerintah desa setempat.

“Pembangunan ini terlaksana karena keterlibatan semua pihak, mulai dari warga yang menghibahkan lahan, pemerintah desa yang menggerakkan, hingga pengawasan langsung dari kementerian terkait,” pungkas Asep.
(Iksan/Yudis/)*

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Strategi Baru DJP Bidik Potensi Wajib Pajak hingga Tingkat Kelurahan

PDF đź“„JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menerapkan strategi baru dalam pengawasan kepatuhan perpajakan dengan …

Karhutla Gunung Gombak Hanguskan 15 Hektare Lahan di Ponorogo

PDF đź“„PONOROGO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar 15 hektare melanda kawasan Gunung …

Penumpukan Sampah Ciganitri Diakhiri, Warga Wajib Pilah Sampah

PDF đź“„ BANDUNG – Area pembuangan sampah di pinggir Jalan Raya Ciganitri, Desa Cipagalo, Kecamatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *