Peternak Desa Didorong Terlibat dalam Rantai Sapi Impor

PEMERINTAH mulai mengubah strategi dalam pengadaan daging sapi nasional. Jika sebelumnya pemenuhan kebutuhan lebih banyak mengandalkan impor daging beku, kini arah kebijakan bergeser menuju impor ternak hidup (live cattle).

Langkah ini dinilai memberikan manfaat berlipat. Selain menjamin ketersediaan pangan dalam negeri, keberadaan sapi hidup juga membuka peluang ekonomi baru di tingkat lokal. Peternak desa dapat terlibat langsung dalam rantai usaha, mulai dari pemeliharaan hingga distribusi, sehingga mendorong tumbuhnya sektor peternakan rakyat.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan penuh pada produk daging beku impor. Dengan sistem ini, sapi yang didatangkan dari luar negeri dapat dibesarkan, dipotong, dan dipasarkan di dalam negeri, sehingga nilai tambah ekonomi tidak hanya berhenti di pelabuhan, tetapi turut dirasakan masyarakat desa.

Selain itu, pemerintah berencana melibatkan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai salah satu jalur distribusi dan pemasaran sapi hidup. Upaya ini tidak hanya memperluas jaringan penjualan, tetapi juga memperkuat peran koperasi desa sebagai motor penggerak ekonomi rakyat.

Transformasi pengadaan daging sapi melalui impor sapi hidup mencerminkan strategi pemerintah untuk membangun rantai pasok pangan yang berkelanjutan, inklusif, dan pro-desa.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Yusuf Peternak, Motor Pangan dari Desa

PDF 📄TULUNGAGUNG, DESA – NUSANTARA: Di tengah dorongan pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, muncul figur …

Satgas TMMD Perkuat Ketahanan Pangan Desa

PDF 📄BLITAR, DESA – NUSANTARA: Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0808/Blitar …

Program Kapolda Dongkrak Produksi Jagung Desa

PDF 📄JAKARTA, DESA – NUSANTARA: Kolaborasi antara aparat kepolisian dan petani di Desa Embundoa membuahkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *