KUALA PEMBUANG – Kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu fokus pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pematang Limau, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Sebanyak 30 personel Masyarakat Peduli Api (MPA) mengikuti kegiatan pembentukan kelompok tersebut di Aula Desa Pematang Limau, Sabtu (17/10/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan lingkungan berbasis masyarakat.
Keterlibatan warga menjadi penting karena pencegahan kebakaran membutuhkan pengenalan dini terhadap potensi titik api, penyampaian informasi kepada petugas, serta koordinasi ketika ditemukan indikasi kebakaran. Dalam kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu, Bhabinkamtibmas Desa Pematang Limau, Yohanes Werren, hadir untuk mendukung peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga wilayahnya.
Pembentukan MPA tersebut juga melibatkan unsur pemerintah desa, kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Manggala Agni. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat koordinasi dalam menghadapi ancaman karhutla, terutama melalui keterlibatan warga dalam upaya pencegahan sejak dini.
Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Seruyan Hilir Ali Rahman, Robby Sutanto yang mewakili Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Seruyan Hilir, Sumardi yang mewakili Komandan Rayon Militer (Danramil) 1015-09 Seruyan Hilir, Komandan Regu Manggala Agni Kabupaten Seruyan Junaedi, Kepala Desa (Kades) Pematang Limau Supiansyah, unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tim panitia Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) III Pangkalan Bun.
Salah satu peran yang didorong melalui pembentukan kelompok ini ialah meningkatkan kewaspadaan warga terhadap potensi kebakaran. Masyarakat diharapkan dapat segera melaporkan temuan titik api dan menghindari pembakaran ketika membuka atau membersihkan lahan.
Kehadiran MPA juga menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara warga dan petugas di tingkat desa. Dengan koordinasi yang melibatkan pemerintah desa, aparat keamanan, dan petugas pengendalian kebakaran, masyarakat diharapkan lebih siap mengambil peran dalam pencegahan karhutla.
Sebagaimana diberitakan Media Dayak, Sabtu (17/10/2026), pembentukan MPA di Desa Pematang Limau merupakan bagian dari penguatan pencegahan karhutla berbasis masyarakat. Keaktifan warga dalam menjaga lingkungan dan menyampaikan informasi secara cepat diharapkan membantu meningkatkan kesiapsiagaan desa terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan. []
Redaksi02
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara