Desa Karangtengah Gandeng UAD Kembangkan Teknologi Robot Pengendali Hama

KULON PROGO – Inovasi teknologi pertanian mulai diperkenalkan kepada masyarakat Desa Karangtengah melalui program robotika yang dikembangkan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Program tersebut diarahkan untuk membantu petani mengatasi persoalan hama tikus yang selama ini mengganggu produktivitas pertanian.

Kegiatan sosialisasi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Robotic Development Community (RDC) UAD digelar sebagai tahap awal pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat pada 17 Juni 2026. Program ini mempertemukan mahasiswa, pemerintah desa, kelompok tani, serta masyarakat untuk merancang penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan lapangan.

Sosialisasi tersebut diikuti 46 peserta dari berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan. Kegiatan itu dihadiri Lurah Karangtengah Haryanto, Kepala Dukuh Sumardiyono, Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) UAD Siti Jamilatun, dosen pendamping Phisca Aditya Rosyady, perwakilan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), pemuda Karang Taruna, serta warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut, tim PPK Ormawa RDC UAD memperkenalkan organisasi, berbagai pengembangan robotika, serta rencana kerja yang akan diterapkan di Desa Karangtengah. Teknologi yang diperkenalkan diharapkan mampu menjadi alternatif solusi dalam pengendalian hama tikus secara lebih efektif.

Ketua Pelaksana PPK Ormawa RDC UAD, Rahadian Candra Vima Yoga, mengatakan sosialisasi menjadi bagian penting untuk membangun kerja sama dengan masyarakat sebelum program diterapkan.

“Kami ingin memastikan teknologi yang kami kembangkan benar-benar menjawab kebutuhan warga, khususnya para petani. Sosialisasi ini menjadi ruang bagi kami untuk mendengar langsung berbagai permasalahan di lapangan sekaligus memperkenalkan solusi yang kami rancang bersama masyarakat Desa Karangtengah,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Kumparan, Rabu (08/07/2026).

Program robotika tersebut berfokus pada pengembangan alat yang dapat membantu pengendalian hama tikus, sehingga petani dapat mengurangi risiko kerugian akibat serangan hama. Tim RDC UAD juga menjelaskan cara kerja teknologi tersebut serta manfaatnya dalam mendukung konsep pertanian berbasis teknologi atau smart farming.

Lurah Karangtengah Haryanto menyambut positif program tersebut karena persoalan hama tikus telah lama menjadi keluhan masyarakat petani.

“Permasalahan hama tikus sudah lama menjadi keluhan para petani kami. Kami sangat mengapresiasi kepedulian mahasiswa UAD yang mau turun langsung membantu mencari solusi. Semoga program ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat Karangtengah,” tuturnya.

Selain membantu sektor pertanian, program ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat desa. Kolaborasi tersebut menjadi upaya mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi agar memberikan dampak langsung bagi kebutuhan warga.

Dekan FTI UAD Siti Jamilatun menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi yang dipelajari di kampus dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kami berharap program PPK Ormawa RDC UAD ini menjadi contoh kolaborasi yang baik antara perguruan tinggi dan desa dalam menjawab berbagai tantangan nyata,” ungkapnya.

Melalui program tersebut, tim PPK Ormawa RDC UAD berharap inovasi robotika pertanian dapat diterapkan secara berkelanjutan serta mendorong munculnya budaya inovasi di kalangan generasi muda desa. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Pelatihan Linmas Batur Perkuat Ketangguhan Desa Hadapi Bencana

PDF 📄BANJARNEGARA – Pemerintah Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, melatih 40 personel Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) …

Penglipuran Village Festival 2026 Perkuat Desa Wisata Berbasis Budaya

PDF 📄BANGLI – Desa Wisata Penglipuran kembali memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata berbasis budaya melalui …

Usaha Keripik Desa Melonjak, Omzet Tembus RM500 Ribu Berkat KKDW

PDF 📄JOHOR – Program bantuan yang dijalankan Kementerian Kemajuan Desa dan Wilayah (KKDW) Malaysia terbukti …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *