Penglipuran Jadi Contoh Desa Wisata Berbasis Budaya Berdaya Saing

BANGLI – Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mendorong penguatan konsep storytelling (penyampaian pesan melalui cerita) serta pengembangan ekonomi kreatif sebagai strategi meningkatkan daya saing desa wisata di Indonesia. Desa Wisata Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali, dinilai menjadi contoh pengembangan destinasi berbasis budaya yang mampu menghadirkan pengalaman berkesan bagi wisatawan.

Dorongan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke Desa Wisata Penglipuran, Kamis (9/7/2026). Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim menilai desa wisata tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam dan budaya, tetapi juga harus terus berinovasi agar mampu menghadapi peningkatan jumlah wisatawan.

“Ke depan, pengembangan destinasi perlu diimbangi dengan inovasi agar mampu mengantisipasi peningkatan jumlah wisatawan,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Antara, Jumat (10/07/2026).

Menurut Chusnunia, Desa Wisata Penglipuran telah memiliki modal kuat berupa lingkungan yang asri, budaya yang tetap terjaga, serta tata kelola pariwisata berbasis masyarakat. Karena itu, Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), dan kementerian terkait diharapkan terus memperkuat pendampingan melalui pengembangan ekonomi kreatif, promosi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Anggota Komisi VII DPR RI Samuel J.D. Wattimena menilai promosi Desa Wisata Penglipuran masih dapat ditingkatkan melalui penyediaan informasi yang lebih lengkap, seperti flyer (brosur) yang memuat sejarah, tradisi, dan aktivitas wisata di desa tersebut.

Ia juga mengusulkan pengembangan produk ekonomi kreatif yang memiliki identitas budaya kuat sehingga tidak sekadar menjadi cendera mata, tetapi mampu menghadirkan nilai cerita bagi wisatawan.

Menurut Samuel, konsep storytelling (penyampaian pesan melalui cerita) menjadi salah satu kekuatan yang perlu dikembangkan karena wisatawan saat ini tidak hanya mencari destinasi, tetapi juga pengalaman yang memiliki makna dan dapat dibagikan kepada orang lain.

Selain itu, anggota Komisi VII DPR RI lainnya mendorong agar konsep serupa diterapkan di desa wisata lain di Indonesia dengan tetap mempertahankan karakteristik, budaya, dan potensi khas masing-masing daerah sebagai keunggulan utama sektor pariwisata nasional. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Gunungsari Usulkan TPS Rayon Desa untuk Atasi Sampah yang Terus Menumpuk

PDF 📄LOMBOK BARAT – Pemerintah Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), mengusulkan pembangunan Tempat Pembuangan …

Hasil Investigasi Jadi Dasar Penanganan Banjir di Maba Tengah

PDF 📄HALMAHERA TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Timur (Haltim) mulai menyusun strategi penanganan banjir …

Setelah Evaluasi, Wisata Gunung Hauk Balangan Siap Sambut Pendaki Lagi

PDF 📄PARINGIN – Jalur pendakian Gunung Hauk di Desa Ajung, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *