PEKANBARU – Pembangunan 1.151 kilometer jalan melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah yang diresmikan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi desa di berbagai daerah Indonesia.
Peresmian proyek infrastruktur yang menjangkau 37 provinsi tersebut berlangsung pada Selasa (23/6/2026). Kegiatan itu turut disaksikan secara virtual oleh Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Riau, Helmi, dari Ruang Rapat Kenanga Kantor Gubernur Riau. Informasi tersebut sebagaimana diberitakan Goriau, Rabu (24/06/2026).
Program Inpres Jalan Daerah difokuskan untuk meningkatkan akses transportasi masyarakat dan memperlancar distribusi hasil produksi dari wilayah pedesaan menuju pusat ekonomi maupun kawasan industri. Kehadiran infrastruktur jalan yang lebih baik diharapkan mampu mengurangi hambatan logistik sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi masyarakat.
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan jalan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.
“Melalui jalan inilah hasil panen, hasil perkebunan, perikanan, dan berbagai produk lainnya dapat bergerak dari desa menuju pusat distribusi maupun kawasan industri, begitu pula sebaliknya,” kata Prabowo Subianto.
Selain memperlancar mobilitas komoditas, pembangunan jalan daerah juga diyakini dapat menekan biaya distribusi, meningkatkan efisiensi transportasi, serta memperkuat daya saing produk lokal di tingkat regional maupun nasional.
Pemerintah menilai pemerataan infrastruktur menjadi salah satu kunci untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah. Dengan akses jalan yang semakin baik, daerah-daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan konektivitas dapat lebih mudah terhubung dengan pusat pertumbuhan ekonomi.
Pembangunan jalan daerah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional melalui pemerataan pembangunan hingga ke pelosok Nusantara. Pemerintah berharap manfaat infrastruktur tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara