Pemkab Taput Tingkatkan Kemandirian Petani Lewat Pelatihan Agens Hayati

TAPANULI UTARA Penguatan pertanian ramah lingkungan terus didorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) melalui pelatihan pembuatan agens hayati bagi kelompok tani di Desa Hutatoruan I, Kecamatan Tarutung. Program yang telah memasuki hari kedelapan ini difokuskan untuk meningkatkan kemandirian petani dalam pengendalian hama dan pemanfaatan bahan alami guna mendukung produktivitas pertanian berkelanjutan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Taput tersebut melibatkan gabungan kelompok tani wilayah Tarutung serta sejumlah pemangku kepentingan pertanian. Pelatihan berlangsung dengan materi teknis yang menitikberatkan pada penggunaan agens hayati sebagai alternatif pengendalian organisme pengganggu tanaman.

Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Taput, Viktor Siagian, menegaskan pentingnya inovasi berbasis lingkungan dalam mendukung sektor pertanian daerah.

“Petani harus mampu memanfaatkan agens hayati sebagai solusi ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Viktor Siagian, sebagaimana diberitakan RRI, Selasa (23/06/2026).

Menurutnya, keterbatasan pupuk bersubsidi perlu diantisipasi melalui pengembangan teknologi pertanian lokal yang mudah diterapkan oleh petani.

“Kami mendorong petani mandiri dalam memproduksi pupuk dan pengendalian hama berbasis bahan alami,” kata Viktor Siagian.

Ia menambahkan bahwa optimalisasi sumber daya lokal menjadi salah satu strategi penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan hasil produksi pertanian.

“Kemandirian petani akan memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas pertanian di Tapanuli Utara,” ucap Viktor Siagian.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai pemanfaatan Trichoderma, bakteri antagonis, serta berbagai bahan alami yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama tanaman. Kegiatan ini juga melibatkan penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan petugas pengendali organisme pengganggu tanaman guna memastikan penerapan teknologi pertanian ramah lingkungan dapat berjalan optimal di lapangan.

Melalui program tersebut, Pemkab Taput berharap petani semakin inovatif dan mampu mengembangkan usaha tani yang lebih efisien, mandiri, serta berkelanjutan untuk mendukung pembangunan sektor pertanian daerah. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Wae Lolos Kembangkan Wisata Agrikultur untuk Tarik Wisatawan

PDF 📄MANGGARAI BARAT – Transformasi konsep pariwisata di Desa Wisata Wae Lolos, Kabupaten Manggarai Barat …

Andrey Ikhsan Lubis Resmikan GEMA DESA, Desa Disebut Fondasi Indonesia

PDF 📄KARANGANYAR – Gerakan Membangun Desa dengan Kolaborasi Octahelix (GEMA DESA) 2026 resmi dimulai di …

Pemdes Lilangan Ajak Anak Muda Cintai Budaya Lewat Festival Enam Hari

PDF 📄BELITUNG TIMUR – Festival Seni Budaya Desa Lilangan 2026 menjadi upaya Pemerintah Desa (Pemdes) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *