Mahasiswa Unika Ruteng Diterjunkan ke Desa, Bawa Misi Lawan Stunting

MANGGARAI TIMUR Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng menyiapkan ratusan mahasiswa untuk diterjunkan ke 164 desa di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2026 yang berfokus pada penanganan stunting dan peningkatan literasi masyarakat desa.

Sebelum menjalankan pengabdian di lapangan, seluruh peserta diwajibkan mengikuti pembekalan yang berlangsung pada 23-30 Juni 2026. Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa dari berbagai fakultas sebagai bagian dari persiapan menghadapi tantangan pembangunan di desa-desa sasaran.

Rektor Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Agustinus Manfred Habur, mengatakan KKN Tematik tahun ini mengedepankan kolaborasi lintas disiplin ilmu guna menghasilkan solusi yang lebih komprehensif bagi masyarakat desa.

“Program KKN Tematik tahun ini menjadi momentum istimewa karena melibatkan kolaborasi lintas disiplin ilmu dari empat fakultas yang ada di lingkungan Unika Santu Paulus. Kekuatan utama KKN Tematik terletak pada sinergi berbagai bidang ilmu yang dimiliki mahasiswa,” katanya saat pembukaan pembekalan KKN, sebagaimana diberitakan Tribunflores, Selasa, (23/06/2026).

Menurutnya, kerja sama antarfakultas menjadi kunci dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan di tingkat desa, terutama yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia.

Mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes), Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP), serta Fakultas Teknik (FT) akan memfokuskan program pada pencegahan dan penanganan stunting melalui edukasi gizi, peningkatan sanitasi lingkungan, dan penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

“Mereka diharapkan mampu berkontribusi melalui program-program yang berkaitan dengan perbaikan gizi masyarakat, peningkatan sanitasi lingkungan, serta penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal desa,” ungkap Agustinus Manfred Habur.

Sementara itu, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) akan menjalankan program penguatan literasi masyarakat, mulai dari kemampuan baca-tulis, numerasi hingga literasi digital yang dinilai semakin penting di era perkembangan teknologi.

Agustinus Manfred Habur menilai stunting dan rendahnya tingkat literasi masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi muda di masa mendatang.

“Anak-anak yang tumbuh dengan kondisi gizi yang baik dan memiliki kemampuan literasi yang memadai akan menjadi modal penting bagi kemajuan daerah di masa mendatang,” paparnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjalankan pengabdian dengan mengedepankan pendekatan partisipatif serta menghormati kearifan lokal masyarakat desa.

“Melalui KKN Tematik ini, Unika Santu Paulus berharap mahasiswa tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik dan profesional, tetapi juga membangun kepekaan sosial, kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

PPGI Kebumen dan Pemdes Sampang Kolaborasi Tingkatkan Daya Saing Gula Semut

PDF 📄KEBUMEN – Upaya meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan desa menuju pasar internasional mulai digerakkan …

Lopak Alay Bidik Status Sentra Ikan Air Tawar Jambi

PDF 📄MUARO JAMBI – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa terus dilakukan …

Jagung Pipil di Desa Lirik Area Siap Panen, Dorong Kesejahteraan Warga

PDF 📄INDRAGIRI HULU – Pemanfaatan lahan tidak produktif melalui skema pinjam pakai antara perusahaan, kepolisian, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *