SERANG – Upaya menggerakkan ekonomi masyarakat desa melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan di Kabupaten Serang (Kab. Serang). Salah satunya melalui Roadshow UMKM 2026 yang digelar Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Provinsi Banten di Desa Warakas, Kecamatan Binuang, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan yang menjadi titik ketiga pelaksanaan roadshow di Kab. Serang tersebut melibatkan pelaku UMKM lokal dan berbagai unsur masyarakat. Program ini bertujuan meningkatkan perputaran ekonomi sekaligus mendorong daya beli masyarakat terhadap produk-produk lokal.
Ketua Pelaksana Roadshow APKLI Provinsi Banten, Ade Putra Candra, mengatakan kegiatan di Desa Warakas mendapat dukungan dari Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), pemerintah desa, dan pelaku UMKM setempat.
Sebanyak tujuh UMKM lokal ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Untuk meningkatkan kunjungan masyarakat, panitia juga menyediakan 11 wahana permainan yang menjadi daya tarik utama acara.
“Kegiatan ini memang untuk meningkatkan ekonomi, biar ada perputaran ekonomi di wilayah sini. Untuk wahana, kami menyediakan 11 item yang semuanya berbeda dan Alhamdulillah semuanya ramai,” kata Ade Putra Candra, sebagaimana dilansir RRI, Senin (22/06/2026).
Menurut Ade, tingginya antusiasme masyarakat menjadi indikator positif bahwa kegiatan tersebut mampu mendorong peningkatan transaksi pelaku usaha. Kehadiran wahana permainan dinilai efektif menarik pengunjung sehingga berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
APKLI Provinsi Banten juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Binuang, aparat keamanan, dan Pemerintah Desa (Pemdes) Warakas yang turut membantu kelancaran penyelenggaraan kegiatan.
Ke depan, APKLI berencana kembali menggelar kegiatan serupa di Desa Warakas dengan mempertimbangkan lokasi yang lebih luas agar dapat menampung lebih banyak pengunjung serta peserta UMKM.
Sementara itu, salah seorang pelaku UMKM lokal, Bambang Saprudin, mengaku merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut. Peningkatan jumlah pengunjung berpengaruh langsung terhadap penjualan produknya.
Menurut Bambang, omzet penjualan saat akhir pekan dapat mencapai Rp500 ribu hingga Rp700 ribu per malam, sedangkan pada hari biasa berkisar Rp200 ribu per hari. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin guna membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha kecil di desa.
Roadshow UMKM ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas pasar produk lokal, serta mendorong pertumbuhan usaha masyarakat di Desa Warakas dan wilayah sekitarnya. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara