Alvin Dachi Bersinar di Festival Lompat Batu Maniamolo Fest 2026

NIAS SELATAN Festival Lompat Batu (Fahombo) dalam rangka Maniamolo Fest 2026 menjadi wadah bagi generasi muda desa untuk melestarikan warisan budaya Nias. Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Alvin Dachi, remaja asal Desa Hilisimaetano yang konsisten mengikuti perlombaan tersebut sejak pertama kali digelar pada 2022.

Ajang yang berlangsung di halaman Desa Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Jumat (19/6/2026), diikuti puluhan peserta kategori anak dan remaja dari sejumlah desa di sekitar wilayah tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya masyarakat desa menjaga tradisi Fahombo agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Alvin Dachi, siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Maniamolo, mengaku kecintaannya terhadap lompat batu berawal dari hobi yang telah ditekuni sejak kecil.

“Karena hobi aja, saya suka lompat batu. Sejak kecil saya sudah belajar melompat tapi tidak setiap hari,” ujarnya, sebagaimana diberitakan RRI, Sabtu (20/06/2026).

Pada penyelenggaraan tahun ini, Alvin berhasil mencatatkan lompatan setinggi 240 sentimeter. Catatan tersebut menjadi salah satu yang terbaik dalam kompetisi, meski penentuan juara belum dapat dilakukan karena hujan deras yang mengguyur lokasi perlombaan.

“Dari awal Maniamolo Fest tahun 2022 waktu itu saya masih SMP dapat juara III, lalu tahun 2023 Juara I. Tahun 2024 saya masuk SMA dapat Juara III, terus tahun 2025 dapat Juara I, yang ini belum tau karena cuaca hujan,” ungkapnya.

Konsistensi Alvin dalam mengikuti festival budaya desa tersebut menunjukkan besarnya minat generasi muda terhadap tradisi lokal. Selain aktif dalam olahraga tradisional lompat batu, ia juga terlibat dalam sanggar seni dan mengikuti kegiatan budaya lainnya seperti fataele serta tari perang khas Nias.

Bagi masyarakat Desa Hilisimaetano, keikutsertaan Alvin menjadi contoh bahwa hobi dapat berkembang menjadi sarana pelestarian budaya. Semangat generasi muda seperti ini diharapkan mampu menjaga keberlangsungan tradisi Fahombo sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Nisel kepada masyarakat yang lebih luas. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Warga Kedungrejo Segera Nikmati Akses Air Bersih Lewat Program TNI Manunggal Air

PDF 📄GROBOGAN – Upaya memperluas akses air bersih bagi masyarakat desa terus diperkuat melalui Program …

Posal Subi Kerahkan Tim SAR Cari Nelayan Hilang Asal Desa Terayak

PDF 📄NATUNA – Operasi pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Terayak, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna …

Dari Wisata Alam, Desa Sikapat Ciptakan Peluang Usaha Berkelanjutan

PDF 📄BANYUMAS – Taman Wisata Randu Bengkong di Desa Sikapat, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas (Banyumas), …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *