TP PKK Bombana Dorong Desa Kembangkan Kebun Pangan Mandiri

BOMBANA Gerakan pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga terus diperkuat di Kabupaten Bombana. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Bombana menjadikan Kebun PKK di Kecamatan Poleang Tengah sebagai contoh pengelolaan lahan produktif yang dapat diterapkan hingga tingkat desa.

Kegiatan tersebut ditandai dengan peninjauan dan penilaian kebun yang berada di halaman Kantor Camat Poleang Tengah pada Rabu (17/6/2026). Program ini bertujuan mendorong masyarakat memanfaatkan lahan kosong menjadi sumber pangan keluarga sekaligus meningkatkan nilai ekonomi rumah tangga.

Ketua TP PKK Bombana, Fatmawati Kasim Marewa, bersama Kelompok Kerja (Pokja) III TP PKK Bombana dan tim penilai meninjau langsung kondisi kebun yang sebelumnya merupakan lahan tandus dan berlumpur. Kini area tersebut telah berubah menjadi kebun produktif yang ditanami berbagai jenis tanaman pangan.

Kebun tersebut dikelola secara gotong royong oleh aparatur kecamatan dan pengurus PKK setempat. Selain menghasilkan tanaman pangan, kawasan itu juga menjadi contoh penataan lingkungan yang bersih, hijau, dan tertata.

“Pemanfaatan pekarangan melalui Kebun PKK tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga mendukung ketahanan pangan keluarga. Ini adalah program yang harus terus kita hidupkan dan kembangkan di seluruh wilayah Kabupaten Bombana,” ujar Fatmawati Kasim Marewa, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, program tersebut merupakan implementasi 10 Program Pokok PKK, khususnya dalam upaya pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Ia juga mendorong seluruh jajaran PKK mulai dari tingkat kecamatan hingga desa untuk mengembangkan kebun serupa agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Dalam proses penilaian, tim menilai lima kelompok kebun berdasarkan sejumlah indikator, meliputi kebersihan, kerapian, keberagaman tanaman, optimalisasi pemanfaatan lahan, kreativitas penataan, serta penggunaan bahan daur ulang. Dari hasil penilaian tersebut, Kelompok IV ditetapkan sebagai juara utama karena dinilai paling memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan.

Kegiatan penilaian tetap berlangsung meski hujan deras mengguyur lokasi. Semangat peserta dan pengelola kebun tidak surut untuk menunjukkan hasil pengembangan lahan yang telah dilakukan selama ini.

Program pemanfaatan pekarangan ini diharapkan mampu memperluas gerakan ketahanan pangan keluarga di seluruh wilayah Bombana, termasuk di desa-desa. Selain menjamin ketersediaan pangan dan gizi rumah tangga, program tersebut juga berpotensi menciptakan lingkungan yang sehat, asri, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat, sebagaimana dilansir RRI, Kamis (18/06/2026). []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Pengurusan SK Kelompok Tani Hutan Dipercepat, Harapan Baru Petani Tuik

PDF đź“„BANGKA BARAT – Upaya memperjuangkan akses pupuk subsidi bagi petani sawah di Desa Tuik, …

Sengketa Lahan Desa di Inhil Masuk Meja DPR RI

PDF đź“„JAKARTA – Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) memastikan …

Kementan Libatkan KPK dan Aparat untuk Awasi Program Benih Rp10 Triliun

PDF đź“„JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat sistem pengawasan program penyediaan dan pengembangan benih perkebunan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *