BENGKULU UTARA – Pemerintah Desa Pematang Balam, Kecamatan Hulu Palik, Kabupaten Bengkulu Utara, meresmikan dan melakukan serah terima hasil pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang kurang lebih 1.000 meter yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Infrastruktur tersebut diharapkan memperlancar mobilitas petani serta memperkuat akses ekonomi warga desa.
Kegiatan serah terima hasil pembangunan yang dilaksanakan melalui Musyawarah Desa Serah Terima (MDST) tersebut menjadi penanda rampungnya proyek infrastruktur yang telah direncanakan sejak tahap musyawarah desa. Kepala Desa Pematang Balam, Dulah Kasmudi, menegaskan bahwa pembangunan JUT merupakan hasil kesepakatan bersama masyarakat.
“Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) ini sejak awal perencanaan sudah melalui proses musyawarah desa dan menjadi keputusan bersama setiap elemen masyarakat desa,” ujar Kepala Desa Pematang Balam sebagaimana dilansir Cno, Kamis, (18/06/2026).
Ia menambahkan, pembangunan jalan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas pertanian dan memperlancar distribusi hasil panen, terutama saat kondisi cuaca tidak bersahabat.
“Seluruh warga dapat merasakan manfaat bangunan ini, dengan harapan akan dapat membantu melancarkan dalam pelaksanaan aktivitas sehari-hari apalagi di saat musim hujan, dan mari kita secara bersama-sama dapat menjaga bangunan ini,” lanjutnya.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pematang Balam, Eni Yanti, menyampaikan apresiasi atas terealisasinya pembangunan tersebut. Ia menyebut seluruh proses pelaksanaan telah melalui pengawasan bersama antara BPD dan pihak terkait.
“Semua proses sejak awal kegiatan ini, kami BPD dan anggota selalu mengawasi dalam pembangunan Jalan Usaha Tani ini, dan alhamdulillah hari ini bisa diserahterimakan kegiatan ini,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan jalan tersebut akan memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran akses pertanian dan aktivitas masyarakat desa. Ia juga menegaskan bahwa masyarakat menyambut baik hasil pembangunan ini karena dinilai meningkatkan konektivitas antarwilayah di desa.
Kegiatan MDST tersebut turut dihadiri oleh Camat Hulu Palik, perangkat desa, BPD, konsultan perencanaan dan pengawasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Danramil, pendamping desa, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kolaborasi dalam pengawasan dan pelaksanaan pembangunan desa.
Pemerintah desa berharap keberadaan JUT ini dapat meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan memperkuat perekonomian masyarakat berbasis desa, sejalan dengan penggunaan Dana Desa yang difokuskan untuk pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan warga. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara