176 Warga Desa Ongka Terdampak Banjir, BPBD Waspadai Luapan Susulan

PARIGI MOUTONG Sebanyak 176 warga terdampak banjir yang melanda Desa Ongka, Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng), setelah hujan deras menyebabkan sungai di wilayah tersebut meluap dan merendam permukiman serta akses jalan warga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah mencatat banjir terjadi di Dusun 1 dan Dusun 5 Desa Ongka. Hingga proses pendataan berlangsung, jumlah rumah yang terdampak masih terus diverifikasi petugas di lapangan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudianto, mengatakan luapan sungai terjadi setelah intensitas hujan tinggi mengguyur kawasan tersebut.

“Banjir disebabkan hujan deras yang mengakibatkan air sungai meluap hingga merendam jalan dan rumah warga,” kata Asbudianto dalam laporannya di Palu, Sabtu, sebagaimana diberitakan Antara, Sabtu (13/06/2026).

Berdasarkan laporan sementara, tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat peristiwa tersebut. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi di lokasi terdampak.

Bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), BPBD Sulteng telah melakukan asesmen untuk mengidentifikasi dampak banjir dan kebutuhan penanganan yang diperlukan masyarakat.

Menurut Asbudianto, kondisi genangan sempat berangsur surut. Namun, masyarakat diminta tetap waspada karena curah hujan di wilayah tersebut masih tergolong tinggi sehingga berpotensi memicu banjir susulan.

“Air sempat surut, namun masih berpotensi banjir susulan karena hujan masih terjadi hingga saat ini,” ujarnya.

Selain penanganan darurat, BPBD Sulteng menilai normalisasi sungai dan penguatan tebing menjadi kebutuhan mendesak guna mengurangi risiko luapan air pada masa mendatang. Upaya tersebut dinilai penting untuk melindungi kawasan permukiman warga yang berada di sekitar aliran sungai.

BPBD Sulteng juga terus berkoordinasi dengan BPBD Parimo untuk memantau perkembangan situasi serta mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan kenaikan debit sungai dan banjir kembali terjadi. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Pakumbang Baroah Dorong Promosi Wisata Budaya Landak ke Tingkat Nasional

PDF đź“„LANDAK – Keberhasilan penyelenggaraan Pakumbang Baroah 2026 di Desa Pakumbang, Kecamatan Sompak, Kabupaten Landak …

Kerusakan Pipa PDAM Jadi Perhatian, TNI dan Warga Bergotong Royong

PDF đź“„PROBOLINGGO – Upaya menjaga kelancaran pasokan air bersih bagi masyarakat mendorong warga Desa Patalan, …

Jembatan Garuda Jadi Harapan Baru, Warga Palok Bergotong Royong Percepat Pembangunan

PDF đź“„GAYO LUES – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Palok, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *