Proyek Jalan Pertanian Mangkrak, Warga Sungai Sirih Minta Penjelasan Pemdes

KETAPANG Transparansi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) menjadi sorotan warga setelah pembangunan jalan pertanian di RT 9 RW 5 Dusun Sungai Sirih, Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang (Ketapang), yang didanai dana desa tahun 2024, belum rampung hingga pertengahan 2026.

Jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat menuju lahan persawahan. Warga menilai pembangunan yang telah berjalan sejak 2024 belum menunjukkan penyelesaian sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat setempat.

Warga Dusun Sungai Sirih, Sahri, mengatakan pembangunan jalan yang dinanti masyarakat baru terealisasi sebagian. Menurutnya, kondisi tersebut menyulitkan aktivitas warga yang menggantungkan akses tersebut untuk kegiatan pertanian.

‎“Yang saya ketahui pada 2025 baru sekitar setengah dari total panjang jalan yang dibangun. Jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk menuju lahan pertanian,” ujar Sahri saat ditemui, Sabtu (6/6/2026), sebagaimana diberitakan Jurnal Borneo, Senin (08/06/2026).

Ia berharap Pemerintah Desa (Pemdes) Sungai Besar dapat melanjutkan pekerjaan yang belum selesai sekaligus membuka informasi terkait penggunaan anggaran pembangunan jalan tersebut kepada masyarakat.

‎“Kami berharap ada tindak lanjut pembangunan jalan ini dan pengelolaan dana desa dilakukan secara transparan,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Kepala Dusun (Kadus) Sungai Sirih, Mardiyansyah. Ia mengaku banyak warga mempertanyakan perkembangan proyek tersebut karena hingga kini belum memperoleh informasi rinci mengenai alokasi anggaran maupun progres pekerjaan.

‎“Saya pernah meminta data terkait alokasi anggaran pembangunan jalan ini, namun sampai sekarang belum mendapat penjelasan yang kami harapkan,” ujarnya.

Menurut Mardiyansyah, proyek tersebut juga pernah ditinjau oleh Inspektorat Kabupaten Ketapang. Namun, hingga saat ini masyarakat belum mengetahui hasil maupun tindak lanjut dari peninjauan tersebut.

‎“Kami berharap ada kejelasan mengenai pembangunan jalan ini sehingga masyarakat mengetahui progres dan penggunaan anggarannya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sungai Besar, Akhmad Bawani, menyatakan pembahasan terkait proyek tersebut akan dilakukan melalui pertemuan di kantor desa bersama pihak terkait agar informasi yang disampaikan lebih lengkap.

‎“Nanti kita sama-sama lakukan pertemuan di Kantor Desa pada hari Senin. Kalau saya yang jawab sekarang informasinya belum tentu lengkap,” ujarnya.

Kades juga berencana mengumpulkan para kepala dusun dalam rapat internal guna membahas persoalan pembangunan jalan pertanian dan mencari solusi terbaik bagi masyarakat.

Namun saat dimintai penjelasan lebih lanjut terkait proyek tersebut, Kades mengaku tidak mengetahui secara rinci persoalan anggaran yang digunakan.

“Betul saya hanya mengetahui saja, yang mengetahui terkait anggaran itu Bendahara Desa,” ucapnya saat ditanya di Kantor Desa Sungai Besar, Senin (8/6/2026).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemdes Sungai Besar mengenai total anggaran pembangunan, panjang jalan yang direncanakan, maupun jadwal penyelesaian proyek. Warga berharap pemerintah desa segera memberikan kejelasan agar pembangunan infrastruktur pertanian dapat diselesaikan dan manfaatnya dirasakan secara optimal oleh masyarakat. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Sebanyak 6.000 Desa Jadi Fokus Program Percepatan Pembangunan

PDF đź“„JAKARTA – Pemerintah pusat mempercepat upaya pengentasan desa tertinggal dengan memfokuskan intervensi pada 30 …

Lampu Warna-warni Percantik Alun-alun Sungai Linau, Warga Sambut Antusias

PDF đź“„BENGKALIS – Alun-alun yang dibangun Pemerintah Desa (Pemdes) Sungai Linau, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten …

Desa Batulohe Jadi Prioritas Peningkatan Irigasi Pertanian Tahun 2026

PDF đź“„BULUKUMBA – Desa Batulohe menjadi salah satu penerima Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *