Malasari Bogor Hadirkan Sensasi Wisata Pedesaan Bernuansa Jepang

BOGOR Desa Wisata Malasari di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi salah satu destinasi alternatif libur sekolah yang menawarkan perpaduan wisata alam, budaya, sejarah, dan ekowisata. Berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, desa ini menghadirkan pengalaman berwisata berbeda dengan suasana pedesaan yang masih asri serta sejumlah kampung unik yang menjadi daya tarik wisatawan.

Akses menuju Desa Wisata Malasari memang cukup menantang karena harus menempuh perjalanan sekitar 2–3 jam dari Kota Bogor melalui jalan berbatu dan berkelok. Namun, perjalanan tersebut disuguhkan panorama alam berupa persawahan terasering, perbukitan hijau, serta udara sejuk khas pegunungan.

Desa Wisata Malasari dikenal memiliki sejumlah kawasan permukiman unik yang menarik perhatian pengunjung. Salah satunya adalah Kampung Tokyo yang berada di Dusun Malani. Kampung ini memiliki rumah-rumah yang tertata rapi dengan desain yang mengingatkan pada rumah tradisional Jepang, namun tetap mempertahankan nuansa budaya Sunda yang kuat.

Selain Kampung Tokyo, terdapat Kampung Pasir Banteng yang dikenal sebagai kawasan permukiman tertinggi di wilayah Nirmala sehingga kerap dijuluki sebagai kampung dekat langit. Sementara itu, Kampung Citalahab berada di jantung kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak dan menjadi kawasan binaan pengelola taman nasional dengan keberadaan Resort Cikiniki sebagai salah satu pusat aktivitas wisata alam.

Tak hanya menawarkan pesona desa, Malasari juga memiliki sejumlah destinasi wisata alam berupa Curug Sawer, Curug Pilit, dan Curug Kembar. Air terjun tersebut menjadi pilihan wisatawan yang ingin menikmati suasana alam sekaligus merasakan kesegaran air pegunungan.

Nilai budaya juga menjadi kekuatan utama desa wisata ini. Tradisi sedekah bumi masih dilestarikan masyarakat sebagai bagian dari kearifan lokal. Selain itu, terdapat bangunan bersejarah berupa Pendopo Bupati Bogor pertama yang dibangun pada 1947.

Desa ini juga menyimpan catatan sejarah penting karena menjadi lokasi pengibaran pertama Bendera Merah Putih di wilayah Bogor pada 17 Agustus yang dilakukan di kediaman Bupati Raden Ipik Gandamana.

Dengan kombinasi wisata alam, budaya, edukasi, dan sejarah, Desa Wisata Malasari dinilai memiliki potensi besar sebagai tujuan wisata keluarga selama musim liburan sekolah, sebagaimana diberitakan Kompas, Rabu (03/06/2026). Pengembangan potensi desa wisata tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Misteri Hilangnya Nelayan Desa Rejai, Sampan Ditemukan Tanpa Penghuni

PDF 📄LINGGA – Upaya pencarian seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Buyu Besar, Kecamatan …

Pemprov Babel Perkuat Aksi Bersih Lingkungan Lewat Penanaman Mangrove

PDF 📄BANGKA TENGAH – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Desa Baskara Bakti, Kabupaten Bangka …

Desa Piji Salurkan Bantuan Pangan untuk Seribu Lebih Warga

PDF 📄KUDUS – Sebanyak 1.031 warga Desa Piji, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus menerima bantuan pangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *