Unisba Perkuat Ekonomi Kreatif Desa Citaman Lewat Komunitas Arsitek Desa

KABUPATEN BANDUNG – Pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) desa melalui pengembangan ruang publik ramah anak menjadi fokus program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Islam Bandung (Unisba) di Desa Citaman, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Program tersebut tidak hanya mendorong terciptanya taman bermain edukatif, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas desa.

Kegiatan yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui skema pemberdayaan berbasis masyarakat itu melibatkan Komunitas Arsitek Desa Al Munawar sebagai mitra utama dalam perancangan taman bermain anak usia dini yang aman, edukatif, dan ramah lingkungan.

Ketua Tim PKM Unisba, Intan Nurrachmi, mengatakan kolaborasi dengan komunitas lokal menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus memperluas peluang ekonomi kreatif di desa.

“Kegiatan tidak hanya fokus pada perancangan taman bermain anak usia dini, tetapi juga menjadi media implementasi pemberdayaan masyarakat desa melalui penguatan keterampilan komunitas arsitek desa untuk mendukung ekonomi kreatif berbasis lingkungan,” kata Intan, sebagaimana dilansir Rakyat Merdeka, Sabtu (23/05/2026).

Menurut Intan, program tersebut bertujuan menciptakan SDM lokal yang lebih terampil melalui pemberdayaan komunitas arsitek desa sekaligus memperkuat potensi ekonomi masyarakat berbasis lingkungan dan kreativitas.

Tim pelaksana kegiatan terdiri atas Intan Nurrachmi sebagai ketua tim, bersama Weishaguna, Erhamwilda, serta dua mahasiswa, Saeful Hidayat dan Asti Fitriyanti. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memberikan pendampingan langsung kepada masyarakat dalam mengembangkan kapasitas perencanaan ruang publik desa.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Citaman Yayan Heryana mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena dinilai mampu mendukung pembangunan desa yang lebih inklusif dan berpihak pada kebutuhan anak.

“Komunitas Arsitek Desa merupakan SDM potensial di Desa Citaman. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan komunitas sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas,” ujarnya.

Ketua Komunitas Arsitek Desa Al Munawar, Muhammad Ilham Aqiel, menilai kegiatan tersebut dapat membuka peluang pengembangan keterampilan anggota komunitas sekaligus mendorong lahirnya usaha kreatif berbasis lingkungan di tingkat desa.

Pelaksanaan program berlangsung interaktif melalui sesi pretest, posttest, dan diskusi bersama peserta. Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan yang difokuskan pada peningkatan kapasitas komunitas arsitek desa.

Ke depan, program akan dilanjutkan dengan penyusunan site plan taman bermain serta pelatihan manajemen jasa bagi komunitas arsitek desa. Langkah tersebut diharapkan mampu menjadikan Desa Citaman sebagai contoh pengembangan ruang publik ramah anak yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Kekeringan Melanda, Sawah Desa Kedongdong Dapat Pasokan Air Darurat

PDF 📄Persawahan Desa Kedongdong, Cirebon, mendapat penanganan darurat melalui pengaturan giliran aliran air dan pemasangan …

Jelang Pemungutan Suara, Kesiapan Pilkades 64 Desa Diperketat

PDF 📄Sebanyak 64 desa di Manggarai Barat memasuki tahap akhir persiapan Pemilihan Kepala Desa serentak …

Listrik Desa Nyamuk Menyala Lagi, Gotong Royong Warga Jadi Kunci

PDF 📄Gotong royong warga menjadi bagian penting dalam pemulihan listrik Desa Nyamuk setelah pasokan padam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *