OGAN KOMERING ILIR – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Selatan (Sumsel) mendorong pengembangan kebun wisata produktif dan pembentukan desa percontohan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat desa sekaligus mendukung program pemberdayaan keluarga.
Dorongan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Sumsel, Feby Herman Deru, saat melakukan kunjungan kerja dan monitoring evaluasi 10 Program Pokok PKK di Sekretariat TP PKK OKI, Selasa (12/5/2026).
Dalam kunjungan itu, Feby menilai pemanfaatan Kebun PKK menjadi destinasi wisata edukatif dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Masyarakat bisa berkunjung, memetik tanaman, kemudian membayar hasil yang dipetik. Ini bisa menjadi jalan keluar atas efisiensi,” ujarnya.
Selain pengembangan kebun wisata, TP PKK Sumsel juga berencana membentuk desa percontohan di setiap kabupaten/kota di Sumsel. Menurut Feby, lokasi desa percontohan sebaiknya berada tidak terlalu jauh dari pusat pemerintahan daerah agar pembinaan lebih mudah dilakukan.
Ia menjelaskan saat ini terdapat sejumlah program tambahan pada kelompok kerja PKK, termasuk program Cepak pada Pokja I.
“Saat ini banyak kegiatan bertambah pada Pokja, seperti pada Pokja I ada program Cepak,” ujar Feby.
Feby juga menegaskan organisasi PKK tetap mendukung berbagai program pemerintah meskipun Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) kini terpisah secara kelembagaan dari PKK.
“Saya memahami kendala yang dihadapi di lapangan, sebab masing-masing wilayah berbeda kondisi geografisnya. Yang diperlukan adalah semangat dan kerja ikhlas,” pesannya sebagaimana diberitakan Gerbang Patriot, Rabu (13/05/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Feby mengungkapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berencana menggandeng TP PKK sebagai pemasok sayuran dan telur untuk dapur MBG di Sumsel.
“Ini bisa dilakukan sebab kita, Sumsel, punya program GSMP,” ujarnya.
Pada kegiatan itu, TP PKK Sumsel juga menyerahkan bantuan berupa alat permainan edukatif (APE), tong sampah, alat informasi dan komunikasi, serta standing banner kepada TP PKK OKI.
Sementara itu, Bupati OKI Muchendi Mahzareki menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI terhadap seluruh program PKK yang berkaitan dengan pembangunan masyarakat.
“Seluruh program di OPD yang berkaitan dengan 10 Program Pokok PKK kami ikut sertakan. Kami menyadari program kerja pemerintah tidak akan sempurna tanpa bantuan PKK,” ujarnya.
Ketua TP PKK OKI, Ike Meilina Muchendi, mengatakan pihaknya masih menghadapi berbagai kendala dalam pembinaan masyarakat di wilayah pedesaan, terutama terkait akses geografis dan keterbatasan komunikasi.
Ia menyebut hingga saat ini pembinaan baru menjangkau sekitar 90 desa dari seluruh desa yang ada di OKI karena banyak wilayah berada di kawasan perairan dengan akses yang sulit dijangkau.
“Namun kenyataannya kami mengalami kendala, seperti akses jarak dan medan yang berat. Karena banyak lokasi berada di wilayah perairan, akses komunikasi pun sulit. Untuk itu kami melakukan monitoring melalui PKK kecamatan,” jelasnya.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia (SDM), Ike memastikan TP PKK OKI tetap berkomitmen mendukung pelayanan masyarakat desa.
“Meski demikian, apa pun kendalanya kami tetap berkomitmen melayani masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan ridha Allah SWT, kami optimistis dapat menghadapi kendala yang ada,” tegas Ike. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara