BANGKA – Aktivitas wisata edukasi berbasis pertanian di Desa Namang menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa sekolah dasar untuk mengenal proses produksi pangan, sekaligus memperkuat pengenalan potensi desa di luar sektor pertambangan. Kegiatan ini diikuti puluhan siswa SD Bahagia Kota Pangkalpinang di kawasan persawahan Desa Namang, Rabu (29/4/2026).
Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan meski harus menghadapi medan berlumpur di area sawah. Dengan mengenakan seragam sekolah, mereka terlibat langsung dalam praktik menanam padi, mulai dari menginjak lumpur hingga menancapkan bibit padi sesuai arahan petani setempat.
Pemandu wisata Pelangi Pelawan Desa Namang, Zainudin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari paket wisata edukasi yang dikembangkan masyarakat desa. “Ada juga wisata edukasi menghisap madu secara langsung dari sarangnya, itu di kawasan hutan Pelawan. Ada juga wisata ngelimbang,” kata Zainudin sebagaimana diberitakan Bangkapos, Rabu (29/04/2026).
Ia menambahkan, paket wisata yang ditawarkan tidak hanya berfokus pada pengalaman menanam padi, tetapi juga mencakup pembelajaran budidaya lada sebagai komoditas unggulan daerah. Seluruh aktivitas dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang sektor pertanian dan potensi alam desa.
“Jadi agar mereka paham, kalau di kita itu tidak hanya ada timah. Ada sektor pertanian yang bisa dikembangkan,” imbuhnya.
Selain memberikan pengalaman praktis, program ini juga bertujuan menanamkan kesadaran kepada generasi muda tentang pentingnya menjaga warisan leluhur dan keberlanjutan sumber daya alam. Kegiatan dikemas dalam bentuk interaktif agar siswa dapat belajar secara langsung di lapangan.
Pengelola wisata membuka akses bagi kelompok masyarakat maupun institusi pendidikan yang ingin mengikuti program serupa melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) atau pemerintah desa setempat. Biaya yang ditawarkan pun relatif terjangkau, yakni sekitar Rp500.000 untuk satu paket rombongan pelajar, dengan fokus utama pada nilai edukasi dibandingkan keuntungan ekonomi semata.
Melalui pengembangan wisata edukasi ini, Desa Namang diharapkan mampu memperkuat identitasnya sebagai kawasan berbasis pertanian sekaligus destinasi pembelajaran, serta mendorong diversifikasi ekonomi masyarakat desa ke depan.[]
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara