MERANGIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin memprioritaskan perbaikan akses jalan desa pada 2026 meski di tengah keterbatasan anggaran, dengan fokus pada sejumlah titik kerusakan yang dinilai menghambat mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan.
Langkah ini ditegaskan langsung oleh Bupati Merangin M Syukur usai melakukan peninjauan lapangan ke berbagai ruas jalan dan infrastruktur pendukung di wilayah desa, Kamis (23/4/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi riil sekaligus menentukan skala prioritas perbaikan.
Sejumlah titik yang ditinjau meliputi box culvert di Desa Mampun Baru, Kecamatan Pamenang Barat yang tidak dapat dilalui warga, hingga kerusakan akibat longsor di ruas Simpang Meranti menuju Rasau. Selain itu, ruas jalan Desa Tambang Mas ke Desa Rasau serta jalur menuju Desa Lantak Seribu juga menjadi perhatian.
Tak hanya itu, kondisi jalan dari Desa Sialang menuju Desa Rejo Sari hingga kawasan Pasar Pamenang turut dipantau sebagai bagian dari upaya pemetaan kebutuhan infrastruktur desa.
“Alhamdulillah, tadi kita sudah memantau box culvert dan sejumlah ruas jalan yang rusak di beberapa desa. Kerusakan tersebut akan segera diperbaiki secara bertahap di titik-titik tertentu,” ujar M Syukur, sebagaimana dilansir Tribun Jambi, Kamis (23/04/2026).
Ia menambahkan, perbaikan jalan tidak hanya sebatas pemeliharaan, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas melalui pengaspalan pada ruas prioritas. Untuk tahap awal, pengaspalan direncanakan pada jalur Desa Tambang Mas hingga Desa Lantak Seribu sepanjang 800 meter.
Menurutnya, keberlanjutan pembangunan infrastruktur desa menjadi kunci dalam mendorong kelancaran distribusi barang dan jasa, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Terima kasih kepada camat, kepala desa, dan masyarakat yang telah mendukung. Perbaikan jalan ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Untuk mempercepat proses pengerjaan, Pemkab Merangin juga menambah dukungan alat berat seperti grader dan peralatan teknis lainnya agar pekerjaan dapat diselesaikan lebih efisien.
Upaya ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik antarwilayah desa, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara