INDRAMAYU – Pemanfaatan dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun 2025 oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, difokuskan untuk pembangunan infrastruktur dasar berupa jalan cor beton yang kini mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Pembangunan jalan di Blok Timur I tersebut menjadi langkah konkret Pemdes Wanantara dalam meningkatkan aksesibilitas warga, terutama untuk menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas harian. Jalan yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak kini telah diperkuat dengan konstruksi cor beton agar lebih tahan lama dan aman dilalui.
Berdasarkan data pelaksanaan, proyek ini memiliki panjang 60 meter, lebar 4 meter, dan ketebalan 0,15 meter dengan total anggaran sebesar Rp67.289.897. Pengerjaan dilakukan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Wanantara dengan pengawasan perangkat desa serta melibatkan sejumlah unsur masyarakat.
Sejumlah pihak turut mengawal pembangunan tersebut, di antaranya Susanto selaku Raksa Bumi, didampingi Muntara, Aca (Lebe), serta lurah setempat seperti Dayo, Suwandi, dan Rustamin. Keterlibatan berbagai elemen desa ini menjadi bagian dari upaya menjaga transparansi dan kualitas pembangunan.
“Pembangunan cor beton ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang mobilitas warga dalam berbagai aktivitas sehari-hari,” ujar salah satu perwakilan desa, sebagaimana dilansir Kabar Indramayu, Rabu (22/04/2026).
Kepala Desa (Kades) Wanantara Warsidi menegaskan bahwa alokasi dana SILPA difokuskan pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di sektor infrastruktur yang menjadi kebutuhan utama warga desa.
“Melalui pemanfaatan dana SILPA ini, kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas jalan desa. Akses ini sangat penting, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial masyarakat,” kata Warsidi.
Ia menilai pembangunan infrastruktur yang merata di tingkat desa menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Warga setempat menyambut positif pembangunan tersebut karena dinilai mampu memperlancar aktivitas sehari-hari, termasuk dalam distribusi hasil pertanian dan kegiatan usaha kecil. Selain itu, kondisi jalan yang lebih baik juga diharapkan dapat menekan risiko kecelakaan serta mempercepat konektivitas antarwilayah di dalam desa.
Pemdes Wanantara berharap program pembangunan serupa dapat terus dilanjutkan secara bertahap di wilayah lain, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat desa.[]
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara