OKU SELATAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan bergerak cepat memulihkan akses vital warga setelah jalan penghubung di Desa Rantau Nipis, Kecamatan Banding Agung, terdampak longsor dan sempat memutus mobilitas antarwilayah.
Perbaikan dilakukan menyusul kejadian tanah longsor pada Senin (02/02/2026) yang menyebabkan jalur utama menuju Kecamatan Mekakau Ilir tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Dampaknya, aktivitas masyarakat dari belasan desa di kawasan tersebut terganggu karena akses distribusi dan mobilitas terhenti.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan Heri Pramono menyampaikan bahwa penanganan dilakukan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) OKU Selatan melalui perbaikan permanen. “Hingga saat ini pemasangan lima unit box culvert sudah rampung, termasuk dilakukan penimbunan jalan. Kendaraan roda empat dengan muatan di atas 4 ton juga sudah bisa melewati jalur tersebut,” ujarnya, sebagaimana dilansir Antara, Selasa, (21/04/2026).
Ia menjelaskan, pemasangan lima unit box culvert bertujuan memperkuat struktur badan jalan sekaligus mengendalikan aliran air agar tidak kembali menggerus permukaan jalan dan memicu longsor susulan.
Selain itu, BPBD OKU Selatan juga mengerahkan alat berat untuk mempercepat proses pemulihan sehingga arus lalu lintas kendaraan roda dua dan roda empat dapat kembali normal dalam waktu singkat.
Pemkab OKU Selatan menegaskan komitmennya untuk sigap menangani dampak bencana, terutama pada infrastruktur strategis yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat desa. Dengan pulihnya akses tersebut, diharapkan kegiatan ekonomi dan mobilitas warga kembali berjalan lancar tanpa hambatan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara