Dari Jalan Licin ke Beton, Ciandur Siap Berubah

PANDEGLANG – Program pembangunan jalan desa melalui inisiatif Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai menunjukkan dampak positif di Desa Ciandur, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang. Warga menyambut rencana pembangunan ruas jalan Polsek Saketi–Pematang yang dinilai krusial untuk menunjang mobilitas harian.

Kabar pembangunan tersebut disampaikan saat kunjungan Gubernur Banten Andra Soni ke wilayah tersebut pada Senin (20/4/2026). Warga menilai perbaikan jalan menjadi kebutuhan mendesak, terutama saat musim hujan ketika kondisi jalan licin dan rawan kecelakaan.

“Terima kasih Pak Gubernur sudah mau bangun jalan di desa kami, Alhamdulillah semoga lancar pembangunannya,” ungkap Umiyah.

Harapan serupa disampaikan warga lain yang menginginkan akses lebih layak untuk menunjang aktivitas ekonomi dan sosial. “Semoga jalannya bagus, enak saat bawa kendaraan sama biar enggak kepeleset lagi karena jalannya rusak, semoga cepat dibangun sama Pak Gubernur,” katanya.

Warga juga menilai pembangunan ini akan memperlancar akses menuju fasilitas umum seperti pasar, Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat), dan sekolah. “Kami bersyukur dan senang, kami sangat membutuhkan ini karena ingin ke pasar, Puskesmas, sekolah dan lainnya. Semoga dengan jalan yang dibangun nantinya dapat lancar buat kami,” imbuh Ebi Suhaebi.

Ia menegaskan kesiapan masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat infrastruktur tersebut. “Kalau masyarakat siap untuk menjaga dan merawat, saat pembangunan kami siap kompak turut serta dalam pembangunan jalan itu,” tuturnya, sebagaimana dilansir Gerbang Patriot, Selasa, (21/04/2026).

Gubernur Banten Andra Soni menyatakan, program Bang Andra menjadi bagian dari strategi pemerataan pembangunan berbasis desa yang sejalan dengan kebijakan nasional. Menurutnya, pembangunan desa tidak bisa hanya mengandalkan dana desa, terutama untuk infrastruktur dengan kebutuhan anggaran besar.

“Saat ini kita memiliki pemimpin yang memiliki fokus membangun dari desa. Ini sejalan dengan Astacita ke-6, yaitu membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi,” ujar Andra.

Ia menjelaskan, pembangunan jalan akan dilakukan secara bertahap mengingat panjang ruas yang harus ditangani cukup besar. Selain itu, masyarakat diminta bersabar karena proses pengerjaan jalan beton membutuhkan waktu sekitar 28 hari hingga mencapai kekuatan maksimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, menyebutkan pembangunan tahap awal akan dilakukan sepanjang 1,6 kilometer dengan lebar empat meter menggunakan konstruksi beton.

“Memang kerusakan jalan ini sekitar 2,8 KM, tadi kita juga lihat ada beberapa segmen yang hotmix yang masih layak. Tahun ini kita akan bangun sepanjang 1,6 KM dengan anggaran Rp4,8 miliar dan kita fokuskan pada ruas yang kerusakannya paling parah supaya lebih efektif dan targetnya lebih cepat tercapai,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembangunan akan dilanjutkan pada tahun berikutnya untuk menyambungkan akses hingga wilayah Majau agar manfaatnya lebih optimal.

Program ini diharapkan tidak hanya memperbaiki akses transportasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui konektivitas yang lebih baik serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Kekeringan Melanda, Sawah Desa Kedongdong Dapat Pasokan Air Darurat

PDF đź“„Persawahan Desa Kedongdong, Cirebon, mendapat penanganan darurat melalui pengaturan giliran aliran air dan pemasangan …

Desa Tanjung Agung Perkuat Pertanian Modern dengan Greenhouse Berbasis IoT

PDF đź“„Petani Desa Tanjung Agung mendapat dukungan greenhouse, pelatihan, dan teknologi irigasi berbasis Internet of …

Dua Kali Setahun, Mapag Sri Jadi Ruang Kebersamaan Warga Nunuk

PDF đź“„Tradisi Mapag Sri di Desa Nunuk tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas musim panen, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *