1.500 Porsi Kuliner Tradisional Ramaikan Festival Budaya Tontayuo

GORONTALO – Pemerintah Desa Tontayuo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, tengah mendorong transformasi desa berbasis budaya melalui persiapan Festival Wisata Budaya yang akan digelar pada 6 Mei 2026. Agenda ini tidak hanya menjadi perayaan tradisi, tetapi juga strategi penguatan ekonomi lokal berbasis pariwisata dan UMKM.

Persiapan festival tersebut dibahas dalam rapat yang melibatkan pemerintah desa, panitia pelaksana, dan unsur masyarakat. Kegiatan ini diproyeksikan menjadi salah satu event budaya terbesar di tingkat desa, dengan sajian utama berupa pertunjukan seni tradisional, ritual adat, serta kuliner khas daerah.

Salah satu daya tarik yang disiapkan adalah penyajian sekitar 1.500 porsi makanan tradisional Gorontalo untuk pengunjung. Program ini sekaligus menjadi ruang promosi produk pangan lokal dan pelaku usaha mikro di desa.

Kepala Desa Tontayuo, Dikson Nusi, menyebut festival ini sebagai langkah konkret memperkuat identitas budaya sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. “Festival ini adalah wujud komitmen kami dalam menjaga dan melestarikan budaya Gorontalo. Selain itu, ini juga menjadi peluang besar untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM desa,” ujarnya sebagaimana diwartakan BeritaA1.id, Selasa (21/04/2026).

Ia menambahkan bahwa Desa Tontayuo pada tahun 2026 telah mendeklarasikan diri sebagai Desa Wisata Adat. Status ini menjadi dasar pengembangan program berbasis kearifan lokal, termasuk penguatan sektor UMKM seperti kuliner tradisional, kerajinan tangan, hingga produk berbasis identitas budaya.

Selain fokus pada pelestarian budaya, pemerintah desa juga menekankan pengembangan ekonomi kreatif sebagai dampak jangka panjang festival tersebut. Keterlibatan masyarakat dalam seluruh rangkaian kegiatan disebut menjadi kunci keberhasilan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan acara.

Dengan konsep kolaboratif dan berbasis gotong royong, Festival Wisata Budaya Tontayuo diharapkan mampu memperkuat posisi desa sebagai destinasi wisata budaya baru di Gorontalo, sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga melalui sektor pariwisata dan UMKM lokal. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Omzet Rp722 Juta, Desa Lerep Tunjukkan Kemandirian Ekonomi

PDF đź“„KABUPATEN SEMARANG – Desa Wisata Lerep di Kecamatan Ungaran Barat mencatat capaian signifikan sepanjang …

Desa Putik Tanam Mangrove, Kolaborasi Desa dan Sekolah Jadi Sorotan

PDF đź“„KEPULAUAN ANAMBAS – Upaya pelestarian pesisir di Desa Putik, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas …

Pascabanjir, Warga Desa Pahlawan Dipulihkan Lewat Bantuan Ibadah

PDF đź“„ACEH TAMIANG – Upaya pemulihan pascabanjir di Desa Pahlawan Kuala Simpang, Kecamatan Manyak Payed, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *