Polres Sikka Dampingi Petani, Hasilkan 1,5 Ton Jagung

SIKKA – Upaya penguatan ketahanan pangan di wilayah pedesaan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mendapat sorotan setelah Kepolisian Resor (Polres) Sikka bersama petani Desa Manubura, Kecamatan Nele, berhasil memanen sekitar 1,5 ton jagung jenis Bisi 2 dari lahan seluas 0,6 hektare. Panen ini menjadi bagian dari pendekatan kolaboratif antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam mendorong produktivitas pertanian desa.

Kegiatan panen yang berlangsung di Dusun Habipiret, Desa Manubura, tersebut dilakukan oleh Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Manubura, Aipda Istanto Luter, bersama Kelompok Tani Tunas Muda pada Sabtu (18/04/2026). Pendampingan dari aparat kepolisian ini tidak hanya berfokus pada keamanan wilayah, tetapi juga menyasar penguatan sektor ekonomi masyarakat melalui pertanian.

Panen tersebut merupakan hasil kerja sejak masa tanam pada Januari 2026, di mana petani bersama pendamping secara konsisten melakukan perawatan hingga masa panen tiba. Hasil produksi yang mencapai 1.500 kilogram menjadi indikator keberhasilan pola pendampingan yang berkelanjutan di sektor pertanian desa tersebut.

Aipda Istanto Luter mengatakan, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. “Kehadiran kami di wilayah binaan tidak saja mengurus kamtibmas, tetapi juga berkolaborasi dengan para petani dalam menyukseskan program pemerintah, yakni ketahanan pangan nasional, khususnya di Kabupaten Sikka,” ujarnya sebagaimana dilansir PanenNews, Minggu, (19/04/2026).

Ia menambahkan bahwa pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian pangan masyarakat desa serta meningkatkan pemanfaatan lahan produktif. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pangan di tingkat lokal.

Ketua Kelompok Tani Tunas Muda, Moat Nong, menyebut kehadiran pendamping dari unsur kepolisian memberikan dorongan moral sekaligus teknis bagi para petani. “Kami sangat terbantu dan termotivasi dengan kehadiran beliau di tengah kami,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Kepolisian Resor Sikka melalui Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) menyampaikan bahwa program pendampingan pertanian akan terus diperluas di wilayah binaan sebagai bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis desa. Kegiatan panen ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat di tingkat desa. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Bukan Sekadar Rapat, PKK Desa Rejosari Bidik Manfaat Nyata bagi Warga

PDF đź“„MADIUN – Penguatan koordinasi dan evaluasi program pemberdayaan keluarga menjadi agenda Tim Penggerak Pemberdayaan …

Babinsa Desa Pukat Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Keamanan

PDF đź“„SUMBAWA – Kerukunan antarwarga, kebersihan lingkungan, dan kewaspadaan terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya …

Polres Madiun Dorong Warga Desa Kembangkan Tanaman Pangan

PDF đź“„MADIUN – Pemanfaatan lahan untuk budidaya tanaman pangan menjadi salah satu upaya yang didorong …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *