Bupati Badung Ajak Warga Jaga Tradisi dan Lingkungan

BADUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian tradisi adat melalui kehadiran Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa pada rangkaian upacara Parikrama Tigang Sasih dan Mapetik Mejaya Jaya di Desa Adat Padonan, Kecamatan Kuta Utara, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari Karya Atma Wedana dan Manusa Yadnya tersebut berlangsung di Pura Dalem Desa Adat Padonan dan dipuput oleh Ida Pedanda Istri Griya Buduk. Kehadiran Bupati Badung menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap keberlanjutan tradisi di tengah perkembangan sektor pariwisata.

Dalam sambutannya, Bupati Badung menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya yadnya serta dukungan pendanaan dari Desa Dinas, Desa Adat, dan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Padonan.

“Sebagai pratisentana, kita memiliki kewajiban melaksanakan yadnya sebagai wujud bakti kepada leluhur. Saya berharap Desa Adat Padonan dapat terus mandiri dan mampu menjaga tradisi di tengah perkembangan pariwisata,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Pemkab Badung, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kenyamanan wilayah dengan pembangunan infrastruktur jalan guna mengurai kemacetan di kawasan strategis.

Sementara itu, Bendesa Adat Padonan I Made Sutarma menjelaskan bahwa rangkaian upacara telah dimulai sejak pelaksanaan upacara Ngerit (Ngelungah) pada 31 Maret 2026.

“Karya Atma Wedana ini merupakan program Desa Adat Padonan yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali, yang bertujuan menjaga tradisi leluhur, sima dresta, serta memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong,” ujarnya..

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan meringankan beban krama desa dalam melaksanakan upacara adat dan Manusa Yadnya.

Pelaksanaan tahun ini dimajukan dari jadwal semula 2027 menjadi 2026, menyesuaikan rencana pembangunan karya di Pura Desa dan Puseh Desa Adat Padonan.

Dari sisi pendanaan, kegiatan didukung Rp 900 juta dari Desa Dinas, Rp 200 juta dari Desa Adat, serta sisa hasil usaha LPD Desa Adat Padonan, sehingga tidak membebani masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Badung Wayan Sandra, Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana, unsur Majelis Madya dan Majelis Alit Kuta Utara, Perbekel Tibubeneng, serta krama Desa Adat Padonan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Pelestarian Budaya Bali Diperkuat, Ngaben Massal Terima Hibah Rp91 Juta

PDF đź“„BULELENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menyalurkan bantuan hibah senilai Rp91 juta untuk mendukung …

Pemkab Morowali Targetkan Koperasi Desa Makin Mandiri dan Produktif

PDF đź“„MOROWALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali, Sulawesi Tengah, menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pendampingan …

Pemerintah Pastikan Kopdes Siap Dikelola Desa Setelah Masa Pembinaan

PDF đź“„JAKARTA – Pemerintah menargetkan sebanyak 25.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai beroperasi pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *