PANGKEP – Upaya peningkatan gizi anak sekolah di wilayah pedesaan terus diperkuat melalui pendampingan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di SDN 12 Malaka, Desa Malaka, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, pada Senin, 13 April 2026 pukul 09.15 WITA.
Kegiatan tersebut melibatkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Malaka, Komando Rayon Militer (Koramil) 1421-05/Tondong Tallasa, Koptu Sultan, yang melakukan pendampingan langsung dalam proses distribusi makanan bergizi kepada 58 siswa-siswi sekolah dasar penerima manfaat program.
Pendampingan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, tepat sasaran, serta menjamin kualitas makanan yang disalurkan kepada para siswa. Selain itu, kehadiran aparat kewilayahan juga menjadi bentuk pengawasan lapangan guna mendukung keberhasilan program peningkatan gizi anak usia sekolah.
Proses distribusi makanan dilaksanakan pada pukul 09.30 WITA dan langsung dibagikan kepada para siswa yang telah hadir di sekolah. Para siswa terlihat antusias menerima makanan yang disediakan dalam program tersebut.
Menu Makan Bergizi Gratis pada hari itu terdiri dari nasi putih, semur daging, tahu, tumis wortel, serta buah pisang sebagai pelengkap asupan nutrisi harian. Menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang yang dibutuhkan anak dalam masa pertumbuhan guna mendukung konsentrasi belajar di sekolah.
Koptu Sultan menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda di wilayah desa. Ia juga memastikan seluruh siswa mendapatkan porsi makanan secara merata serta mengingatkan pentingnya pola hidup sehat sejak dini.
“Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini berjalan tertib, aman, dan tanpa kendala berarti.
Selain pengawasan distribusi, Koptu Sultan juga memberikan motivasi kepada para siswa agar lebih semangat belajar serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah sebagai bagian dari pembentukan karakter hidup sehat.
Kegiatan pendampingan yang berlangsung hingga pukul 10.00 WITA tersebut berjalan lancar dan mendapat respons positif dari pihak sekolah maupun siswa. Program ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini di wilayah pedesaan.
Melalui kegiatan berkelanjutan seperti ini, pemerintah dan aparat kewilayahan berharap program MBG dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam menekan angka kekurangan gizi serta mendukung tumbuh kembang anak di daerah. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara