Cek Kesehatan Gratis di Desa, Puskesmas Jatiluhur Diserbu Warga

PURWAKARTA – Upaya memperluas akses layanan kesehatan ke tingkat desa terus dilakukan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, melalui program jemput bola yang menyasar langsung warga Desa Kembang Kuning, Kecamatan Jatiluhur, pada Senin (13/4/2026). Kegiatan ini mencakup pemeriksaan kesehatan gratis hingga skrining tuberkulosis (TB) sebagai langkah deteksi dini penyakit menular di masyarakat.

Program layanan keliling tersebut mendapat respons antusias dari warga. Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kelompok usia mulai dari lansia hingga ibu rumah tangga mendatangi lokasi pelayanan untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka secara bergiliran. Petugas kesehatan juga menyediakan layanan pemeriksaan tekanan darah, konsultasi medis, serta edukasi kesehatan dasar.

Kepala Puskesmas Jatiluhur, Yayan Sopian, menegaskan bahwa kegiatan skrining TB menjadi fokus utama dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit di wilayah kerjanya.

“Melalui skrining ini, kami ingin memastikan kasus TB bisa ditemukan sedini mungkin sehingga dapat segera ditangani dan tidak menyebar lebih luas di masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia menjelaskan bahwa metode jemput bola dipilih agar layanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat yang berada jauh dari fasilitas kesehatan atau memiliki keterbatasan akses transportasi maupun biaya. Dengan pendekatan ini, pemerataan layanan kesehatan di desa-desa diharapkan dapat lebih optimal.

“Dengan layanan ini, masyarakat tidak perlu khawatir lagi soal jarak atau biaya. Kami hadir langsung ke mereka agar semua bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” ucapnya.

Selain skrining TB, kegiatan ini juga diisi dengan penyuluhan mengenai pola hidup bersih dan sehat, serta pencegahan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes yang berpotensi menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani sejak dini.

Puskesmas Jatiluhur juga menekankan layanan kesehatan ibu hamil sebagai bagian dari program rutin, termasuk pemeriksaan kehamilan dan layanan ultrasonografi (USG) untuk memastikan kondisi ibu dan janin tetap terpantau secara berkala.

Program cek kesehatan gratis ini dilaksanakan secara bergilir di 10 desa yang berada dalam wilayah kerja Puskesmas Jatiluhur. Hingga saat ini, seluruh desa telah mendapatkan akses layanan kesehatan melalui berbagai program yang dijalankan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, pihak Puskesmas berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pola hidup sehat semakin meningkat, sehingga angka kasus TB di wilayah Jatiluhur dapat ditekan dan kualitas kesehatan masyarakat desa semakin membaik. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Tak Perlu ke Puskesmas, Tim Medis Jember Datangi Rumah Lansia

PDF 📄JEMBER – Keterbatasan mobilitas menjadi alasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memperkuat pelayanan kesehatan langsung …

Atasi Kekeringan, Sumur Bor dan Pipanisasi Disiapkan untuk Warga Kertagena Laok

PDF 📄JAWA TIMUR – Warga Desa Kertagena Laok, Kabupaten Pamekasan (Pamekasan), berpeluang memperoleh akses air …

Bantuan Obat dan Sembako Menjangkau Dua Desa Terdampak Gempa

PDF 📄ENDE – Sebanyak 390 kepala keluarga di dua desa di Kabupaten Ende menerima bantuan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *