97 Persen Keuntungan Kopdes Kembali ke Desa, Ini Mekanismenya

KEDIRI – Pembangunan gerai fisik Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Tegowangi, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, memasuki fase percepatan. Pemerintah menggandeng PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai operator awal selama dua tahun untuk memastikan koperasi desa ini dapat langsung beroperasi dan memberikan manfaat ekonomi secara nyata bagi masyarakat.

PT Agrinas Pangan Nusantara akan menjalankan operasional dengan sistem modern, digital, dan profesional, melibatkan pengurus koperasi desa sebagai pengawas dan pengontrol. “Agrinas menjalankan tahap awalnya secara modern, profesional, dengan digitalisasi, terbuka, dan melibatkan pengurus koperasi desa sebagai pengawas, pengontrol, pengendali, dan pemantau,” kata Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota di Jakarta.

Joao menekankan bahwa 97 persen keuntungan dari Kopdes/Kel Merah Putih akan diserahkan kembali ke desa. Sebesar 82 persen dari keuntungan tersebut akan dibagikan setiap bulan kepada warga dalam bentuk kupon yang bisa digunakan untuk membeli gas melon, obat-obatan, alat tulis, pulsa listrik, beras, atau kebutuhan pokok lainnya. “Sebanyak 97 persen keuntungannya akan diserahkan kembali kepada desa selama dua tahun itu dan selanjutnya selama operasional. Nanti 82 persen akan dibagikan langsung setiap bulan kepada warga dalam bentuk kupon yang bisa digunakan untuk membeli gas melon, obat-obatan, alat tulis, pulsa listrik, beras, atau kebutuhan sembako lainnya,” ujar Joao.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan PT Agrinas Pangan Nusantara ditugaskan untuk mengelola tahap awal operasional Kopdes/Kel Merah Putih. “Ditugaskan selama dua tahun Agrinas Pangan, ini Pak Joao dan Pak Tedi (Bharata, Wakil Kepala Badan Pengatur BUMN), untuk segera menjalankan yang sudah siap tadi sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Zulkifli. Pemerintah juga tengah menyusun Instruksi Presiden (Inpres) terkait operasionalisasi Kopdes Merah Putih.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi, hingga 30 Maret 2026, sebanyak 34 ribu bangunan fisik gerai, gudang, dan alat perlengkapan telah dibangun, dengan lebih dari 2.500 unit rampung 100 persen. Target pemerintah adalah membangun 80 ribu gerai fisik agar seluruh Kopdes/Kel Merah Putih dapat beroperasi dan mendukung ekonomi desa secara merata. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menambahkan, Inpres akan mengatur pembagian tugas antar-pemangku kepentingan, termasuk Agrinas, Kemendes, dan Kemenkop, agar operasional koperasi berjalan efektif.

Setiap Kopdes/Kel Merah Putih akan menjadi gerai sembako, termasuk barang bersubsidi dan kebutuhan harian, sekaligus berfungsi sebagai gerai obat, klinik desa, lembaga keuangan mikro, serta pusat pergudangan dan logistik. Strategi ini diharapkan memperkuat kemandirian ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Pesta Panen Bawa Rezeki bagi UMKM Desa Purwosari

PDF đź“„Pasar Gili di Desa Purwosari menjadi ruang rutin bagi puluhan pelaku UMKM warga untuk …

Koperasi Desa Jadi Penggerak Usaha Nelayan Sinjai

PDF đź“„Integrasi koperasi dengan kampung nelayan di Tongke-Tongke diarahkan untuk memperluas akses permodalan, menyerap hasil …

Pembangunan KDKMP Laugumba Capai 49,49 Persen

PDF đź“„Pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Laugumba, Kabupaten Karo, telah mencapai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *