Konflik Internal Bumdes Bangun Sejahtera Asahan Belum Usai

ASAHAN – Konflik internal di Desa Sidomulyo, Kecamatan Tinggi Raja, kembali menyorot perhatian publik. Perselisihan antara Kepala Desa Sidomulyo, Miswati, dan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bangun Sejahtera berujung pada mundurnya Ketua dan Bendahara Bumdes pada 23 Maret 2026. Konflik ini dipicu pengelolaan usaha penanaman jagung yang dijalankan Bumdes sejak awal tahun.

Bumdes Bangun Sejahtera memulai program penanaman jagung dengan modal awal sekitar Rp30 juta. Namun, memasuki masa panen pertengahan Maret 2026, sejumlah pengurus Bumdes disebut tidak dilibatkan dalam proses panen, yang kemudian diambil alih langsung oleh kepala desa dengan sistem borongan kepada pihak pembeli.

“Dari awal Bumdes hanya dikasih modal tanam Rp30 juta. Tapi saat mau panen, mereka tidak dilibatkan lagi. Bahkan sisa dana Bumdes yang sekitar Rp140 juta disebut-sebut berada di tangan kepala desa,” ungkap sumber tersebut.

Dari total penjualan jagung yang diperkirakan mencapai Rp15 juta, hanya sebagian yang jelas alirannya. Sekitar Rp10 juta disebut dialihkan ke pihak lain, sementara sisaanya tidak jelas. Kondisi ini membuat Ketua dan Bendahara Bumdes memutuskan mundur. Poniatik, mantan Ketua Bumdes, membenarkan pengunduran dirinya bersama bendahara dan menyebut honor pengurus, sekitar tujuh orang, belum dibayarkan.

Kepala Desa Sidomulyo, Miswati, membantah seluruh tudingan tersebut. “Itu tidak benar, bohong, hoaks,” ujarnya singkat tanpa penjelasan lebih lanjut. Di sisi lain, Camat Tinggi Raja, Rahmat Hidayat Rambe, menyatakan belum menerima laporan resmi, tetapi menegaskan kepala desa tidak diperkenankan mencampuri operasional Bumdes.

Konflik serupa pernah terjadi pada 2025, saat jajaran pengurus inti Bumdes juga mengundurkan diri karena persoalan serupa terkait pengelolaan dan transparansi keuangan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai tata kelola Bumdes di Desa Sidomulyo dan kesiapan lembaga tersebut sebagai motor penggerak ekonomi desa.

Redaksi02 |  Nadiya

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Transparansi Dipertanyakan, Pembangunan KOPdes di Morotai Disorot

PDF đź“„PULAU MOROTAI – Transparansi pembangunan Gerai Koperasi Desa (KOPdes) Merah Putih di Kabupaten Pulau …

Mahasiswa Vokasi UNAIR Dorong Kesadaran Masyarakat soal Keamanan Penggunaan Obat

PDF đź“„GRESIK – Upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui edukasi penggunaan obat yang …

Pemprov Kalsel Dekatkan Layanan Perizinan, Ratusan Kapal Nelayan Terlayani

PDF đź“„KOTABARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) mempercepat legalisasi armada nelayan melalui layanan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *