Banjir dan Pandemi Tekan Ekonomi Desa Kalongliud

BOGOR, DESA – NUSANTARA: Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, menghadapi ujian berat ketika bencana alam dan tekanan ekonomi datang hampir bersamaan. Banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut merusak jaringan irigasi desa, mengakibatkan sekitar 150 hektar lahan pertanian mengalami kekeringan.

Peristiwa itu bukan sekadar bencana lingkungan. Kerusakan infrastruktur pengairan secara langsung memukul sendi perekonomian warga. Puluhan petani dan ratusan buruh tani kehilangan kepastian penghasilan akibat lahan yang sebelumnya produktif tak lagi bisa digarap secara optimal.

Situasi semakin rumit ketika pandemi COVID-19 meluas pada tahun yang sama. Pembatasan aktivitas sosial dan ekonomi memperlambat pergerakan distribusi hasil pertanian serta mempersempit peluang usaha warga. Desa pun menghadapi ancaman krisis ganda: melemahnya ketahanan pangan dan meningkatnya tekanan ekonomi rumah tangga.

Sejumlah lahan produktif yang sebelumnya menjadi tumpuan hidup masyarakat berubah menjadi lahan tidur. Keterbatasan sumber daya, baik dari sisi finansial maupun teknis, menghambat proses pemulihan. Warga terpaksa menunda musim tanam atau beralih ke pekerjaan serabutan demi mempertahankan pemasukan keluarga.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Kekeringan Landa 15 Desa di Malang, 19.013 Jiwa Terdampak

PDF 📄MALANG – Kekeringan yang melanda 15 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Malang, Jawa …

Lima Calon Kades Cibogo Resmi Kantongi Nomor Urut Pilkades 2026

PDF 📄SUBANG – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cibogo, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, memasuki tahapan penetapan …

334 Perangkat Desa Kosong Hampir 3 Tahun, DPRD Batang Soroti Pelayanan Warga

PDF 📄BATANG – Pengisian 334 formasi perangkat desa yang kosong di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *