BPD Rejosari Dinilai Abaikan Fungsi Pengawasan

WONODADI DESA NUSANTARA Gelombang protes warga Desa Rejosari, Kecamatan Wonodadi, semakin menguat terhadap kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Warga menilai sejumlah anggota BPD tidak lagi menjalankan fungsi pengawasan sebagaimana mestinya.

Kekecewaan warga memuncak setelah muncul dugaan bahwa sebagian anggota BPD justru terlibat dalam pekerjaan yang seharusnya menjadi objek pengawasan lembaga tersebut. Kondisi itu dinilai bertentangan dengan tugas pokok BPD sebagai pengawas jalannya pemerintahan desa.

Warga menyebut, fungsi kontrol yang semestinya dijalankan secara independen diduga melemah, sehingga transparansi dan akuntabilitas kegiatan desa dipertanyakan.

Sebagai bentuk tekanan moral, warga mendesak agar ketua dan seluruh anggota BPD Desa Rejosari segera mengundurkan diri dari jabatannya. Desakan tersebut disampaikan sebagai upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan desa agar kembali berjalan sesuai aturan.

REDAKSI01-ALFIAN

About redaksi01

Check Also

Aparatur Desa di Meranti Didorong Kelola Dana Desa Sesuai Aturan

PDF 📄MERANTI – Aparatur desa di Kabupaten Kepulauan Meranti (Meranti), Riau, didorong memperkuat transparansi dan …

Pemdes Serang Bahas Aturan Pembentukan RT dan RW 2026

PDF 📄KABUPATEN BEKASI – Pemerintah Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, membahas pedoman pembentukan …

Kades Balingasal Ikuti Bimtek, Persiapan Pengisian BPD Mulai Diperkuat

PDF 📄KEBUMEN – Persiapan pengisian anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2027–2035 menjadi perhatian Pemerintah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *