TRC BPBD Evakuasi Buaya yang Mangsa Hewan Warga di Meranti

MERANTI DESA NUSANTARA Kepanikan melanda warga Desa Kedabu Rapat, khususnya di wilayah Parit Jang, setelah seekor buaya berukuran sekitar empat meter terlihat berkeliaran di parit dekat pemukiman warga dan memangsa hewan peliharaan milik masyarakat. Menyikapi laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Tim beranggotakan lima personel Satgas BPBD ini dipimpin langsung oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ardath, S.IP, serta didampingi oleh Kepala Desa Kedabu Rapat, Mahadi, S.IP, bersama perangkat desa setempat. Mereka melakukan pemantauan, identifikasi, dan analisis kondisi di lokasi kejadian guna menentukan langkah antisipatif yang tepat.

Ia menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan lembaga terkait dan para ahli yang berpengalaman dalam penanganan satwa liar, khususnya buaya.

Kekhawatiran masyarakat kian meningkat karena ukuran buaya yang tergolong besar dan sering muncul di sekitar parit dekat fasilitas umum.Sementara itu, Kepala Desa Kedabu Rapat, Mahadi, S.IP, turut mendesak agar penanganan dilakukan secepatnya.

Ia menambahkan, warga sempat menangkap buaya menggunakan jaring dan memindahkannya ke Sungai Sempian, namun dalam waktu seminggu buaya tersebut kembali muncul. Kini, warga melaporkan dua ekor buaya lain berukuran masing-masing 2,5 meter dan 1,5 meter.

Menanggapi situasi ini, Kepala BPBD Kepulauan Meranti, M. Khardafi, SE, M.IP, menyampaikan bahwa pihaknya akan menggandeng lembaga konservasi satwa liar untuk penanganan lebih lanjut.

BPBD Meranti mengimbau warga agar tetap waspada dan menjauh dari area parit tempat buaya kerap muncul, sembari menunggu tim khusus dari BKSDA melakukan evakuasi terhadap satwa tersebut.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Kades Balingasal Ikuti Bimtek, Persiapan Pengisian BPD Mulai Diperkuat

PDF đź“„KEBUMEN – Persiapan pengisian anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2027–2035 menjadi perhatian Pemerintah …

Kelompok Tani Nanganesa Andalkan Sayuran untuk Memenuhi Kebutuhan Pasar

PDF đź“„ENDE – Pengembangan sayuran hortikultura menjadi salah satu upaya Kelompok Tani Suka Maju di …

BUMDes Gegempalan Garap Lahan 0,3 Hektare, Semangka Mulai Dipanen

PDF đź“„CIAMIS – Pemanfaatan lahan tadah hujan menjadi peluang pengembangan usaha pertanian di Desa Gegempalan, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *