Supian HK Sambangi 16 Desa di Tabalong, Aspirasi Warga Jadi Pokok Pikiran DPRD

TABALONG – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Supian HK, menjalankan agenda Reses Masa Sidang II Tahun 2025 dengan mengunjungi 16 desa di berbagai wilayah Kabupaten Tabalong. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mendengarkan langsung aspirasi masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang kini memiliki peran strategis sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.

Selama sepekan, sejak 11 hingga 18 Mei 2025, Supian HK menyambangi sejumlah desa, di antaranya Jaro, Garagata, Muang, Solan, Lano, Nalui, Teratau, Purui, Namun, Santun, Lumbang, Kupang Nundin, Mangkupum, Pasar Batu, Uwie, dan Muara Uya. Dalam setiap kunjungan, ia membuka ruang dialog bersama warga guna menjaring kebutuhan dan permasalahan yang mereka hadapi. “Reses ini adalah jembatan antara rakyat dan kebijakan. Di sinilah kami mendengar langsung denyut kebutuhan masyarakat,” ujar Supian dalam salah satu sesi dialog bersama warga.

Beragam aspirasi muncul dalam pertemuan tersebut, mulai dari permintaan perbaikan dan pelebaran jalan desa, renovasi tempat ibadah, penambahan lampu penerangan jalan umum, hingga pembangunan fasilitas olahraga untuk masyarakat.

Menurut Supian HK, seluruh masukan dari masyarakat akan dihimpun sebagai bahan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang selanjutnya akan disampaikan kepada instansi teknis terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangannya. “Tugas kami adalah menjembatani agar pembangunan tidak melulu terpusat, tapi juga menyentuh desa-desa. Insyaallah, aspirasi warga akan kita perjuangkan,” tegas politisi senior asal Partai Golkar tersebut.

Ia menambahkan, kunjungan ini sekaligus menjadi refleksi bahwa Tabalong memiliki posisi penting dalam peta pembangunan nasional, terlebih sebagai wilayah penyangga IKN yang harus siap dari sisi infrastruktur dan layanan dasar.

Supian menekankan pentingnya pendekatan langsung kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen DPRD Kalsel dalam membangun Banua dari pinggiran. Hal ini sejalan dengan visi untuk mengangkat suara masyarakat desa ke dalam panggung kebijakan provinsi. “Kalau tidak kita dengarkan langsung, bagaimana kita tahu apa yang benar-benar dibutuhkan rakyat?” pungkasnya. []

Redaksi10

About admin03

Check Also

Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Sasar 17 Desa 3T di Riau

PDF 📄PEKANBARU – Kepolisian Daerah Riau memulai Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 dengan menyasar 17 …

Aksi Warga Alastlogo Desak Evaluasi Latihan Tempur TNI AL

PDF 📄PASURUAN – Ratusan warga Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, menggelar aksi …

Bangun Desa Harmonis, Lebak Tingkatkan Kesadaran HAM dan Toleransi

PDF 📄LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak memperkuat upaya pencegahan konflik sosial melalui program Kampung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *