Gula Aren Jadi Andalan Pemberdayaan Ekonomi Kampung Adat Kuta

CIAMIS – Pengembangan gula aren di Kampung Adat Kuta, Kabupaten Ciamis, diarahkan tidak berhenti pada produksi bahan mentah, tetapi diperkuat melalui kelembagaan koperasi agar masyarakat memperoleh nilai tambah lebih besar dari komoditas lokal tersebut.

Upaya itu dilakukan Universitas Islam Bandung (Unisba) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang menggandeng Koperasi Merah Putih Kampung Adat Kuta. Program tersebut menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pengembangan ekonomi sekaligus menjaga nilai adat dan kelestarian lingkungan.

Kegiatan PkM yang berlangsung pada Ahad (09/08/2026) diawali dengan identifikasi potensi serta persoalan yang dihadapi masyarakat dan koperasi dalam mengembangkan usaha gula aren. Tim pengabdi kemudian berdialog dengan masyarakat mengenai produksi, pengolahan, kualitas, pemasaran, hingga tata kelola usaha, sebagaimana diberitakan Republika, Senin (17/08/2026).

Pendekatan tersebut menjadi dasar untuk merancang pemberdayaan yang sesuai dengan kondisi masyarakat Kampung Adat Kuta. Gula aren dipilih karena memiliki keterkaitan dengan aktivitas ekonomi sekaligus menjadi bagian dari pengetahuan dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Ketua tim pengabdi Unisba, Imam Indratno, mengatakan pemberdayaan masyarakat perlu menempatkan warga sebagai aktor utama dalam pengembangan ekonomi lokal.

“Tujuan utama kegiatan ini bukan hanya meningkatkan produksi gula aren, tetapi bagaimana masyarakat memiliki kapasitas mengelola potensi ekonominya secara mandiri melalui kelembagaan koperasi,” kata dia.

Menurut Imam, Koperasi Merah Putih memiliki posisi strategis untuk mengonsolidasikan berbagai kegiatan ekonomi masyarakat. Koperasi dapat menjadi wadah untuk mengelola kebutuhan produksi, pengolahan, peningkatan kualitas, pengemasan, pemasaran, hingga perluasan akses pasar.

Ia menegaskan perguruan tinggi dalam program tersebut berfungsi sebagai mitra pendamping, bukan mengambil alih peran masyarakat.

“Perguruan tinggi dalam hal ini berperan sebagai mitra pendamping. Kami tidak datang untuk menggantikan peran masyarakat, tetapi bersama-sama dengan masyarakat membangun kapasitas dan menemukan solusi yang sesuai dengan potensi lokal Kampung Adat Kuta” kata Imam.

Tahap berikutnya diarahkan pada penguatan kapasitas kelembagaan koperasi serta pengembangan produksi gula aren yang lebih berkelanjutan. Masyarakat didorong mengembangkan produk turunan agar komoditas tersebut tidak hanya dipasarkan sebagai produk primer.

Pengembangan itu mencakup peningkatan kualitas, kemasan, diversifikasi produk, pemasaran, dan penguatan akses pasar. Dengan demikian, keuntungan ekonomi diharapkan tidak hanya berasal dari penjualan gula aren, tetapi juga dari proses pengolahan dan pengembangan produk.

Aspek sosial, budaya, dan lingkungan juga menjadi perhatian dalam program tersebut. Pengembangan ekonomi Kampung Adat Kuta diharapkan tetap berjalan seiring dengan pemeliharaan nilai adat serta keberlanjutan sumber daya alam dan pengetahuan tradisional masyarakat.

Dalam jangka panjang, Unisba menargetkan pendampingan dapat menghasilkan perubahan pada kapasitas kelembagaan, tata kelola usaha, kualitas produk, serta pemasaran. Model pemberdayaan berbasis potensi lokal itu juga diharapkan dapat menjadi contoh yang dikembangkan pada komunitas lain.

Kolaborasi antara Unisba, Koperasi Merah Putih, masyarakat Kampung Adat Kuta, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan mampu memperkuat rantai nilai gula aren sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengabaikan identitas budaya dan kelestarian lingkungan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Peternakan Ayam Kaltim Diperkuat dari Bibit hingga Pakan

PDF 📄SAMARINDA – Pengawasan mutu bibit anak ayam menjadi salah satu langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) …

Delapan Kampung Pesisir Mimika Didorong Terhubung dalam Rantai Pasok Perikanan

PDF 📄TIMIKA – Delapan kampung pesisir di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, disiapkan sebagai kawasan Kampung …

KDMP Aceh Barat Hadapi Kelangkaan Material, Pembangunan Tetap Jalan

PDF 📄ACEH BARAT – Keterbatasan Material Tak Hentikan Pembangunan KDMP Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *