Mahasiswa UPGRIS Belajar Kelola Sampah Organik di Desa Serangan Bali

DENPASAR – Empat mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mempelajari praktik pengelolaan sampah organik melalui program International Community Service Based on Selected Object di Desa Serangan, Bali. Kegiatan yang berlangsung pada 30 Juni 2026 itu menjadi sarana pembelajaran lapangan mengenai pengelolaan limbah berbasis masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Program bertema Organic Waste Management in Serangan Village tersebut mengajak peserta melakukan observasi langsung, berdialog dengan masyarakat, serta mempelajari berbagai metode pengelolaan sampah organik yang telah diterapkan warga. Kegiatan itu juga menjadi bagian dari program Explore Serangan Village yang menghubungkan pengalaman akademik dengan kondisi nyata di lapangan.

Desa Serangan dipilih karena dikenal sebagai kawasan pesisir dengan potensi wisata yang tinggi, namun juga menghadapi tantangan dalam mengelola limbah organik akibat meningkatnya aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata.

Selama kegiatan, Pradifaliani, Eka Tyas Devitasari, Lusiana Desta Bela Adi Ningtyas, dan Fitriyani Ismawati memperoleh pengalaman mengenai pengelolaan lingkungan berbasis komunitas. Mereka mempelajari proses pemilahan sampah hingga pengolahan limbah organik yang dilakukan masyarakat sebagai upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut juga membuka ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat untuk saling bertukar pengetahuan mengenai pentingnya membangun kesadaran lingkungan melalui tindakan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme warga Desa Serangan turut mendukung pelaksanaan program sehingga peserta memperoleh pengalaman akademik sekaligus pemahaman bahwa keberhasilan pengelolaan lingkungan memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen UPGRIS dalam membentuk generasi muda yang adaptif, peduli terhadap isu lingkungan, dan mampu berkontribusi dalam penyelesaian persoalan global melalui aksi nyata di tingkat lokal. Informasi tersebut sebagaimana diberitakan Jatengku, Rabu (22/07/2026). []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Delapan Tahun ke Depan Ditentukan, Desa Kedungwungu Mulai Susun Rencana Besar

PDF 📄INDRAMAYU – Penyusunan RPJM Desa Kedungwungu Jadi Dasar Arah Pembangunan hingga 2034 Pemerintah Desa …

Wisatawan Asing Bertambah, Kolaka Pacu Pengembangan Destinasi Unggulan

PDF 📄KOLAKA – Pemerintah Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), mempercepat pembenahan fasilitas pendukung destinasi wisata …

Gunung Sembung Purwakarta, Bukti Potensi Desa Bisa Jadi Destinasi Unggulan

PDF 📄PURWAKARTA – Gunung Sembung di Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, kini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *