DPRD Semarang Usul Tambah Juara Harapan di Festival Desa Wisata

SEMARANG – Festival Desa Wisata Kota Semarang 2026 dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat pengembangan desa wisata berbasis masyarakat sekaligus mendorong lahirnya inovasi dan peningkatan kualitas destinasi. Salah satu usulan yang mencuat adalah penambahan kategori juara harapan agar semakin banyak desa wisata memperoleh apresiasi atas upaya pengembangannya.

Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Anang Budi Utomo, mengapresiasi penyelenggaraan Festival Desa Wisata Kota Semarang 2026 yang menjadi wadah promosi potensi unggulan desa. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi setiap desa wisata untuk menampilkan kreativitas, produk unggulan, serta kekayaan seni dan budaya kepada masyarakat.

“Melalui festival ini, setiap desa wisata dapat unjuk potensi, unjuk kreativitas, sekaligus memperlihatkan kerja sama yang telah dibangun. Ini menjadi ajang apresiasi seni dan budaya agar desa-desa wisata terus berkembang dan mampu menjadi destinasi wisata yang maju,” ujarnya saat diwawancarai, sebagaimana diberitakan Jatengnews, Minggu (12/07/2026).

Anang berharap festival tersebut dapat diselenggarakan secara rutin setiap tahun sehingga mampu memacu pengelola desa wisata untuk terus berinovasi. Ia juga mengusulkan agar panitia bersama dewan juri menambah kategori juara harapan sebagai bentuk penghargaan bagi lebih banyak peserta yang menunjukkan perkembangan positif.

Festival Desa Wisata Kota Semarang 2026 diikuti 12 desa wisata dan tiga Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang di Bumi Perkemahan Harda Walika, Desa Wisata Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, Sabtu (11/7/2026), menampilkan berbagai potensi desa, mulai dari video profil, administrasi, stan produk unggulan, hingga pertunjukan seni dan budaya.

Sementara itu, Asisten Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Wing Wiyarso Poespojoedho, menyebut kualitas peserta festival tahun ini mengalami peningkatan sehingga persaingan berlangsung lebih kompetitif. Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari, juga menilai seluruh peserta menunjukkan kreativitas dan kesiapan yang semakin baik dalam mengembangkan potensi wisata di wilayah masing-masing.

Festival mengusung tema “Bersama Membangun Desa Wisata dan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Produk Unggulan Daerah” sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam memperkuat pengembangan desa wisata yang berdaya saing dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Gastronomi Lokal Jadi Andalan Bakti BCA Dorong Ekonomi Desa

PDF đŸ“„LABUAN BAJO – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperkuat pemberdayaan desa wisata di …

NTB Ubah Strategi Pariwisata, Fokus pada Quality Tourism

PDF đŸ“„MATARAM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengubah arah pembangunan sektor pariwisata …

NTB Dorong Wellness Tourism untuk Perkuat Desa dan Ekonomi Lokal

PDF đŸ“„MATARAM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai mengarahkan pembangunan sektor pariwisata …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *