PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Pati akan melakukan survei terhadap jalur penghubung Kecamatan Tlogowungu dan Kecamatan Gunungwungkal di Desa Gunungsari, Kabupaten Pati, menyusul keluhan masyarakat terkait minimnya fasilitas pengaman di ruas jalan yang berada di tepi jurang.
Survei tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan pemasangan pagar pembatas jalan serta fasilitas penerangan pada ruas yang memiliki tikungan tajam, tanjakan dan turunan curam, serta berada di lereng Gunung Muria. Hasil kajian nantinya akan menjadi dasar penyusunan kebutuhan anggaran.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pati Tony Romas Indarta mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti laporan masyarakat dengan menurunkan tim ke lokasi. “Akan kami survei dulu kebutuhannya berapa. Nanti baru kami anggarkan,” katanya, sebagaimana diberitakan Tribun Jateng, Minggu (12/07/2026).
Tony menjelaskan, apabila hasil survei menunjukkan kebutuhan yang mendesak, Dishub Pati akan melaporkannya kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati agar dapat diusulkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan apabila memungkinkan sesuai ketentuan. Namun, jika alokasi anggaran belum mencukupi, pembangunan pagar pembatas akan diusulkan pada tahun anggaran berikutnya.
Sementara itu, pengguna jalan berharap penanganan dapat segera direalisasikan mengingat kondisi jalur dinilai berisiko tinggi. Putra, warga Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, mengatakan tidak adanya pagar pembatas maupun lampu penerangan meningkatkan potensi kecelakaan, terutama bagi pengendara yang belum mengenal karakteristik jalan.
“Jalannya memiliki banyak tikungan dan menanjak, tetapi tidak ada pembatas jalan sehingga sangat berbahaya. Apalagi kalau malam sangat gelap karena tidak ada lampu penerangan,” kata dia.
Jalur penghubung antarkecamatan tersebut menjadi salah satu akses utama masyarakat sehingga keberadaan sarana keselamatan diharapkan dapat segera direalisasikan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara