BERAU – Potensi budidaya udang galah di Kampung Bukit Makmur, Kecamatan Segah, dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis potensi lokal sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau pun menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan komoditas unggulan tersebut agar memberikan manfaat lebih luas bagi warga kampung.
Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri sekaligus menutup kegiatan budidaya udang galah di Kampung Bukit Makmur. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki kondisi perairan dan ekosistem yang mendukung pengembangan udang galah dengan nilai ekonomi tinggi.
“Potensi udang galah di Bukit Makmur ini luar biasa. Kalau kita kembangkan dengan baik, tidak hanya menopang ekonomi warga, tapi juga bisa menjadi destinasi wisata berbasis potensi lokal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengembangan budidaya udang galah dapat dipadukan dengan konsep wisata edukasi dan kuliner. Pengunjung nantinya tidak hanya menikmati hasil olahan udang galah, tetapi juga dapat melihat langsung proses budidaya hingga aktivitas memancing di lokasi.
Menurut Gamalis, konsep tersebut sejalan dengan program Pemkab Berau dalam mendorong pengembangan sektor wisata berbasis potensi daerah. Informasi tersebut sebagaimana diberitakan Jurnal Borneo, Rabu, (24/06/2026).
“Model ini dinilai selaras dengan program Pemkab Berau, untuk mendorong wisata berbasis potensi daerah,” katanya.
Wabup Berau juga mengapresiasi kelompok pembudidaya serta pemerintah kampung yang telah memulai inisiatif pengembangan udang galah. Ia meminta organisasi perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Perikanan, untuk memberikan pendampingan teknis, penyediaan bibit unggul, hingga membantu akses pemasaran hasil budidaya.
“Kami dari Pemkab Berau siap mendukung. Potensi lokal seperti ini harus kita kembangkan bersama, agar masyarakat Bukit Makmur merasakan manfaatnya secara langsung,” tegasnya.
Pemkab Berau berharap pengembangan budidaya udang galah di Bukit Makmur dapat menjadi proyek percontohan pengembangan komoditas unggulan berbasis kampung yang mampu memperkuat sektor ekonomi dan pariwisata daerah.
“Dengan pengelolaan berkelanjutan dan promosi yang tepat, saya yakin Bukit Makmur bisa dikenal luas sebagai sentra wisata udang galah di Kalimantan Timur,” pungkasnya. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara