Desa se-Kecamatan Maesan Bersatu Siapkan Rembuk Stunting 2026

BONDOWOSO Upaya percepatan penurunan stunting di tingkat desa mulai dipersiapkan secara terstruktur di Kecamatan Maesan. Seluruh desa di wilayah tersebut mengikuti rapat koordinasi persiapan Rembuk Stunting sebagai bagian dari penyusunan program pembangunan desa yang berfokus pada peningkatan kesehatan masyarakat dan pencegahan stunting.

Kegiatan yang digelar di Pendopo Kantor Kecamatan Maesan pada Senin (22/06/2026) itu diinisiasi dan difasilitasi Pendamping Desa Kecamatan Maesan. Hadir dalam kegiatan tersebut Pemerintah Kecamatan Maesan, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Sekretaris Desa (Sekdes), serta Kader Pembangunan Manusia (KPM) dari seluruh desa di wilayah kecamatan.

Rapat koordinasi dilakukan untuk menyamakan pemahaman dan meningkatkan kesiapan desa dalam melaksanakan Rembuk Stunting. Forum tersebut juga membahas mekanisme pelaksanaan rembuk, penyusunan agenda, pengelolaan data sasaran, hingga penyusunan rekomendasi yang akan menjadi dasar perencanaan pembangunan desa.

Camat Maesan, Hendri Hairul Imam, menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam upaya menekan angka stunting di wilayahnya.

“Rembuk Stunting diharapkan menjadi wadah untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi keluarga sasaran serta merumuskan langkah-langkah penanganan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan desa masing-masing,” ujar Hendri, sebagaimana diberitakan Jatimupdate, Selasa (23/06/2026).

Selain rapat koordinasi, dilakukan pula penguatan kapasitas bagi para KPM terkait pengelolaan data, identifikasi kelompok prioritas, fasilitasi diskusi, hingga penyusunan rekomendasi program yang mendukung konvergensi pencegahan stunting di tingkat desa.

Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Maesan, Joni Fatahillah, menyebut kualitas data dan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghasilkan rekomendasi yang tepat sasaran.

“Hasil dari pelaksanaan Rembuk Stunting nantinya akan dituangkan dalam bentuk rekomendasi yang menjadi bahan usulan pada Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun Anggaran 2027,” ujar Joni Fatahillah.

Melalui rekomendasi tersebut, berbagai program yang berkaitan dengan peningkatan gizi, kesehatan ibu dan anak, sanitasi, akses air bersih, serta pemberdayaan keluarga berisiko stunting diharapkan dapat masuk dalam dokumen perencanaan dan penganggaran desa tahun depan.

Sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pendamping desa, dan KPM dinilai menjadi modal penting untuk mempercepat penurunan stunting sekaligus mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kecamatan Maesan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Lopak Alay Bidik Status Sentra Ikan Air Tawar Jambi

PDF 📄MUARO JAMBI – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa terus dilakukan …

Jagung Pipil di Desa Lirik Area Siap Panen, Dorong Kesejahteraan Warga

PDF 📄INDRAGIRI HULU – Pemanfaatan lahan tidak produktif melalui skema pinjam pakai antara perusahaan, kepolisian, …

Desa Nglinggi Prioritaskan Penanganan Stunting dalam RKPDes 2027

PDF 📄KLATEN – Pemerintah Desa (Pemdes) Nglinggi, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten mengintegrasikan upaya pencegahan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *