INHIL – Hasil panen jagung dari program ketahanan pangan di Desa Sialang Panjang, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, mulai memasuki jalur distribusi resmi setelah sebagian hasil panen direncanakan dijual ke Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (BULOG) sebagai upaya memperkuat rantai pasok pangan daerah.
Kegiatan panen raya jagung serentak kuartal I tahun 2026 di Desa Sialang Panjang menjadi bagian dari program penguatan ketahanan pangan yang melibatkan aparat kepolisian, pemerintah desa, dan petani lokal dalam mengoptimalkan lahan pertanian produktif seluas sekitar satu hektare.
Dari lahan milik petani Yuliati, S.Pd., M.Si, tercatat hasil panen mencapai sekitar 400 kilogram jagung yang tidak hanya akan dipasarkan ke Perum Badan Urusan Logistik (BULOG) Tembilahan, tetapi juga sebagian disisihkan sebagai benih untuk musim tanam berikutnya guna menjaga keberlanjutan produksi.
Kapolsek Tembilahan Hulu, AKP Anra Nosa, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem ketahanan pangan di tingkat lokal. “Kami berharap hasil panen ini dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional,” katanya sebagaimana diberitakan Harian Riau, Senin (22/06/2026).
Ia menambahkan bahwa keterlibatan kepolisian dalam program pertanian ini tidak hanya sebatas pendampingan, tetapi juga mendorong keberlanjutan produksi agar masyarakat dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan.
Selain mendukung distribusi ke BULOG, program ini juga menjadi bagian dari penguatan sinergi antara aparat dan masyarakat desa dalam menghadapi tantangan produksi pertanian, termasuk menjaga stabilitas pasokan jagung di wilayah Indragiri Hilir.
Panen yang berlangsung hingga sore hari tersebut berjalan aman dan lancar, serta diharapkan dapat menjadi model pengembangan pertanian berkelanjutan di desa-desa lain di wilayah Riau. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara