BARITO UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara meluncurkan program Bantuan Sosial (Bansos) Permakanan sekaligus menyalurkan honorarium bagi kelembagaan adat dan Rukun Tetangga/Rukun Warga (RT/RW) sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. Program ini resmi diluncurkan di Gudang Bulog Muara Teweh, Senin (22/06/2026).
Peluncuran program tersebut menyasar 1.256 penerima bantuan sosial dan 524 penerima honorarium dari unsur kelembagaan adat serta RT/RW. Bantuan permakanan berupa sembako akan disalurkan secara berkala setiap tiga bulan guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat rentan.
Bupati Barito Utara Shalahuddin menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan dukungan sosial dan ekonomi.
“Kehadiran pemerintah harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama melalui program yang tepat sasaran. Bantuan sosial permakanan berupa sembako ini akan disalurkan berkala setiap tiga bulan sekali untuk meringankan beban ekonomi warga, sekaligus melengkapi bantuan sosial lainnya seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” ujarnya sebagaimana dilansir Mmckalteng, Senin, (22/06/2026).
Selain bantuan sosial, Pemkab Barut juga memberikan honorarium kepada Damang Adat, Mantir Adat, serta RT/RW yang selama ini berperan sebagai penghubung pemerintah dengan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Menurut Shalahuddin, keberadaan tokoh adat dan perangkat lingkungan memiliki peran penting dalam menjaga kearifan lokal, memperkuat persatuan, serta mendukung pelayanan publik di tengah masyarakat.
“Pemberian honorarium ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga persatuan dan nilai-nilai budaya. Saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi terwujudnya Kabupaten Barito Utara yang maju, sejahtera, dan berkeadilan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Barito Utara Sri Hartati menjelaskan program tersebut merupakan salah satu program prioritas daerah yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Ia menyebutkan penerima honorarium kelembagaan terdiri atas sembilan Damang, sembilan Sekretaris Damang, 45 Mantir Kecamatan, 179 RT/RW, serta 309 Mantir Desa.
Peluncuran program turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Utara Muhlis, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, para camat, serta seluruh penerima manfaat. Kehadiran program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial masyarakat sekaligus meningkatkan peran kelembagaan adat dan perangkat lingkungan dalam pembangunan daerah. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara